Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Februari 2017 | 01.59 WIB

Banyak Prestasi, Film Salawaku Segera Tayang Secara Nasional

Jumpa pers film Salawaku di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (10/2). - Image

Jumpa pers film Salawaku di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (10/2).

JawaPos.com - Film Salawaku akhirnya segera hadir bagi pecinta film layar lebar di tanah air. Sederet prestasi telah diukir oleh karya produksi Kamala Films tersebut jelang diputar secara nasional.


Film Salawaku sempat bertolak dan masuk nominasi Film Terbaik di Tokyo International Film Festival 2016. Di dalam negeri sendiri, film ini juga mengukir catatan bagus dengan menjadi nominator film terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2016, serta memenangkan Piala Dewantara untuk kategori Film Panjang Bioskop Terbaik dalam Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016. Presatasi lain termasuk didaulat sebagai film pembuka Jogja-Netpac Asian Film Festival 2016.


Tidak hanya secara umum, prestasi individu pun turut menggambarkan betapa berkualitasnya film tersebut. Film Salawaku bahkan membawa pulang tiga piala FFI 2016 untuk kategori Pemeran Anak Terbaik (Elko Kastanya), Pengarah Sinematografi Terbaik (Faozan Rizal), dan Pemeran Pembantu Wanita Terbaik (Raihanun). Dalam ajang itu film ini juga masuk dalam empat nominasi lainnya.


Film perdana sutradara Pritagita Arianegara ini memiliki beragam keunggulan. Mulai dari gambar indah dalam mengekspose tanah Maluku lewat bantuan cinematograper Faozan Rizal. Serta cerita yang ditulis Iqbal Fadly yang siap mengaduk emosi penonton.


"Film ini ceritanya bagus, lokasi natural, eksotis dan indah, semuanya terangkum di dalamnya," kata M. Ikhsan Tualeka sebagai eksekutif produser saat jumpa pers di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Jumat (10/2).


Film Salawaku berkisah soal perjalanan dua orang berbeda usia, yakni Salawaku dan Saras. Pencarian menjadi kata kunci cerita yang bakal dijabarkan. Film ini berlatar belakang alam Maluku. Arti dari Salawaku itu sendiri yakni perisai alat perang tradisional Maluku.


"Maluku punya ratusan bahasa dan etnis sehingga membutuhkan tradisi besar dengan simbolik yang diwujudkan pada Salawaku. Bisa diartikan juga sebagai bertahan atau bersabar," jelas Ikhsan Tualeka.


"Harapannya semoga film Salawaku sukses yakni di pasar seperti film lainnya. Semoga penonton memberi apresiasi yang tinggi untuk karya anak negeri," imbuhnya.


Pemain yang terlibat dalam film Salawaku yakni Karina Salim, Raihaanun, JFlow, Shafira Umm, Elko Kastanya, dan pemain lokal lainnya. Film ini bakal tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Februari 2017 mendatang. Penayangan secara nasional ini tidak luput dari kerjasama Kamala Films dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). (ded/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore