Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Februari 2017 | 01.19 WIB

Bobol Toko, Gondol Puluhan TV

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com- Daerah pinggiran Kota Marmer tidak luput dari sasaran tindak kejahatan. Terbukti, maling menggondol 29 unit TV LED di toko Riska Abadi milik Mahfud Basori, 51, di Dusun Gombong, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Kamis (9/2). Modus yang digunakan pencuri ialah membobol toko terlebih dahulu. Pencuri merusak gembok dan kunci slot tempat menjual barang elektronik tersebut.



Diperkirakan pencuri beraksi sekitar waktu salat Subuh, yakni pukul 03.30. Kerugian yang diderita pemilik toko diperkirakan Rp 60 juta. ’’Baru kali ini kecolongan dengan kerugian puluhan juta rupiah,” ungkap Mahfud Basori.



Dia sebelum ada pencurian tidak merasa curiga. Sebab, aktivitas buka pukul 07.00 hingga tutup pukul 20.00 seperti biasanya. Begitu pula saat istirahat di dalam rumah dia tidak mendengar suara aneh. Termasuk keesokan paginya saat terdengar suara azan dan hendak pergi ke musala, dia tidak melihat keanehan. ’’Warung kopi sebelah toko buka hingga pukul 02.30. Saya pukul 04.05 sudah keluar untuk salat di musala dan pulang sekitar pukul 04.30. Selama itu tidak ada yang mencurigakan,’’ terang bapak tiga anak itu.



Pencurian baru diketahui saat karyawan toko itu, Tri Tia dan Silfia, sekitar pukul 06.55 hendak membuka pintu toko. Saat itu gembok sudah hilang dan pintu tidak rapat. Lantas, mereka masuk ke toko. Ternyata jumlah TV LED sedikit.



Tria Tia bergegas menghubungi juragan toko elektronik itu. Memang, ketika dicek, banyak TV LED yang masih terbungkus kardus. Total 40 TV LED, 19 yang dibawa kabur pencuri. ’’Yang dicolong di toko kedua di sebelah barat. Toko pertama saya menjual alat listrik dan sepeda sejak 18 tahun lalu. Sedangkan toko yang kedua di sebelah barat itu menjual TV, mesin cuci, dan lemari es sejak sepuluh tahun lalu,’’ kata suami Hanik Nurhayati itu.



Dia memperikarakan komplotan yang mencuri barang dagangan miliknya sudah profesional. Indikasinya, mereka beraksi cepat. Meski terpasang tiga closed-circuit television (CCTV), hingga kini rekaman CCTV yang terpasang di toko dengan tujuh karyawan tersebut belum bisa dibuka. ’’CCTV belum bisa dibuka. Menunggu karyawan tempat membeli CCTV dulu untuk membantu membuka rekaman. Sangat mungkin komplotan itu mencuri TV LED karena barangnya ringan dan membawa mobil,’’ tuturnya.



Kapolsek Besuki AKP Nahuri melalui Wakapolsek Besuki IPTU Sugeng membenarkan adanya pencurian di toko Riska Abadi. Pihak kini menyelidiki kasu tersebut. ’’Masih dalam penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya dan saat ini berusaha membuka CCTV. Kemungkinan rusak karena tidak bisa dibuka dan diputar,’’ katanya. (ani/din/c4/end)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore