
ILUSTRASI
JawaPos.com - Tak biasanya Junaedi Iman masih berada di dalam kamar kosnya yang terletak di Jl Wonorejo VII No 5 Surabaya itu hingga pukul 08.00 pagi tadi. Hal itu menimbulkan kecurigaan Devi Kumalasari, sang pemilik kos. Ia lalu berinisiatif untuk membangunkan kakek berusia 74 tahun tersebut mengingatkan untuk berangkat bekerja.
Namun, setelah digedor berkali-kali, tak ada jawaban dari kakek yang telah ngekos di sana selama 5 bulan itu. Ia pun lalu meminta bantuan tetangganya untuk membuka paksa pintu kamar Junaidi. Setelah berhasil membuka pintu tersebut, Devi terkaget menemukan Junaedi terbujur kaku tak bernyawa di kasurnya. Ia lalu bergegas melapor ke RT setempat yang diteruskan ke Polsek Rungkut.
Kepada jawapos.com. Devi bercerita biasanya Om Jun, biasa dia dipanggil, meninggalkan kamarnya untuk bekerja jam 07.00. Namun hingga pukul 08.00, motor Junaedi masih terparkir di depan kamarnya.
Ketika kami tanyakan tempat kerja Junaedi dan profesinya, Ia mengaku tidak tahu karena sang Kakek cukup tertutup kepadanya. Devi pun juga tak tahu pasti keberadaan keluarga Junaedi karena saat kos di tempatnya, dia hidup seorang diri.
“Orangnya pendiam. Jarang ngobrol juga. Sukanya di kamar terus. Saya nggak enak juga tanya-tanya,” ucap perempuan berusia 30 tahun tersebut.
Devi mengaku, sebelum meninggal, Junaedi tidak megeluh atau bercerita apapun kepadanya. Bahkan, di malam sebelum meninggal, sekitar pukul 20.00, Junaedi sempat berbelanja rokok dan tisu di warung depan kosnya.
Aiptu Hepy M,SH dari Reskrim Polsek Rungkut mengatakan, bahwa sekitar pukul sembilan pagi tadi Ia mendapat laporan mengenai penemuan mayat Junaedi. Saat ini, jenazah Junaedi masih berada di RS Dr Soetomo untuk diotopsi dan mengaku masih belum mengetahui pasti penyebab kematiannya.
Namun, Ia menduga Junaedi meninggal karena sakit mengingat usianya yang telah meginjak kepala tujuh. Ia juga memperkirakan waktu kemaitian Junaedi tak jauh dari saat Ia pergi ke warung malam sebelumnya. “Melihat kondisi jenazah, besar kemungkinan Junaedi meninggal setelah tak lama Ia keluar kamar untuk berbelanja di warung depan,” pungkasnya. (cr4/jpg)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
