
Ketua KPK Agus Rahardjo
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginginkan kewenangannya diperluas agar bisa mengusut tindak pidana korupsi di sektor swasta (private sector). Pasalnya, sesuai UU Nomor 30 Tahun 2002, KPK hanya bisa menangani perkara korupsi yang melibatkan penyelenggara negara.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihak memang selalu bekerja sama dengan Pusat Pelapora dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Termasuk, pertemuan yang dilakukan dua lembaga itu hari ini terkait kelanjutan perjanjian kerja sama mengenai capacity building.
Menurut Agus, kerjasama itu juga untuk mencari tahu berbagai laporan keuangan yang mencurigakan.
"Kalau kita memerlukan info kemudian kita minta ke teman-teman PPATK, sebaliknya kalo teman-teman PPATK menemukan sesuatu yang tidak wajar, itu bisa dikirimkan ke kita. Itu hubungannya dua arah," kata Agus usai bertemu pimpinan PPATK di gedung baru KPK, Jakarta, Jumat (10/2).
Namun, lantaran keterbatasan kewenangan, kata Agus, KPK tidak dapat menindaklanjuti laporan tersebut. Terlebih, jika dalam laporan dugaan korupsi itu tidak melibatkan penyelenggara negara.
"Oleh karena itu kita minta kepada pemerintah dan anggota DPR supaya kita bisa tangani korupsi di private sector. Itu sudah banyak yang luar biasa," ujar Agus.
"Karena banyak dari anak-anak (penyelidik, Red) itu kami tidak bisa bertindak apa-apa karena mana penyelenggara negaranya? Kalau bisa masuk ke private sector kita nangkepi orang-orang itu kan," imbuhnya. (Put/jpg)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
