
Oknum pegawai Pemkab Kutim yang terjaring razia karena membolos. Razia digelar Satpol PP bersama Dishub Kutim, Kamis (9/2) kemarin.
JawaPos.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim, bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim menggelar Inpeksi Mendadak (Sidak) di Gerbang Selamat Datang Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kalbar, Kamis (9/2) kemarin. Dalam Sidak tersebut, pihaknya mendapati puluhan oknum pegawai yang ketahuan membolos di saat jam kerja.
Kasatpol PP Kutim Muhammad Arif Yulianto, sidak ini digelar untuk menjalankan instruksi Bupati yang diterbitkan pada 7 Februari 2016. Dalam intruksi tersebut memuat empat poin. Di antaranya, baik Pegawai Negri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) wajib masuk kerja dan dilarang untuk meninggalkan tempat pada saat jam kerja. Juga diminta bekerja sesuai dengan jam dan hari yang sudah ditentukan.
“Pemerintah tidak mengurangai insentif PNS, jadi dituntut untuk kerja maksimal. Kerjanya dari hari Senin sampai hari Jumat. Jadi dilarang untuk membolos dan terlambat dalam bekerja.” ujar Kasatpol Arif.
Untuk sementara, para pegawai yang tertangkap tangan membolos tidak diberikan sanksi apapun. Pihaknya hanya mendata dan meminta semua pegawai untuk mengurungkan niatnya meninggalkan Kutim hingga masa kerjanya selesai. Kecuali, pegawai yang mengantongi Surat Perintah Tugas (SPT).
“Sidak ini akan kami gelar terus selama satu bulan pada Februari ini. Yakni hari Kamis dan Jumat. Tetapi, kami hanya memberikan imbauan saja dan pendekatan secara persuasif, belum penindakan,” kata mantan Sekwan itu.
Akan tetapi, pada Maret mendatang, jika pegawai masih ketangkapan membolos kerja, maka pihaknya langsung memberikan tindakan disiplin. Kemudian, data pegawai yang membolos, akan diserahkan kepada Inspektorat Wilayah (Itwil), Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Bulan depan (Maret, red) jika mengulang kami beri sanksi. Maret sudah kami lakukan tindakan disiplin,” katanya. (dy/fab/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
