
Ilustrasi
JawaPos.com - Olah TKP Insiden ledakan di kediaman Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Asrun, kembali dilanjutkan hari ini (10/2).
"Sekarang sudah malam, jadi oleh TKP kita lanjutkan besok pagi saja ya, sementara hasil olah TKP hari ini belum ada," ujar
Wakil Kepala Laboratorium Forensik (Labfor) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, AKBP Kartono, Kamis (9/2) malam.
Tim labfor yang berjumlah tiga personel tiba di kediaman Asrun yang beralamat di Jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga, Kamis sore sekitar pukul 18.00 WITA.
Tim tersebut datang untuk memastikan penyebab ledakan di rumah pribadi atau kediaman Wali Kota Kendari, Asrun, yang terjadi sekitar pukul 07.45 WITA.
Sebelumnya, Kapolda Sultra, Brigjen Andap Budhi Revianto, mengatakan jika titik ledakan yang diduga bom itu bersumber dari bagian dapur.
"Tetapi kami belum bisa tentukan secara pasti penyebab ledakan apa, Kita belum tau ledakan ini sumbernya dari mana. Yang jelas titik ledakan ada di dapur. Kemudian daya ledakannya cukup besar," katanya.
Dampak ledakan menyebabkan kondisi dapur yang hancur dan tembok juga retak, kaca jendela pecah.
"Kemudian radiusnya sendiri hingga 100 meter warga masih bisa merasakan getarannya," katanya.
Ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, kecuali kerusakan pada beberapa bagian rumah.
Saat ledakan, putra Asrun yakni Adriatma Dwi Putra yang merupakan calon wali kota Kendari, bersama istrinya sedang beristrahat di rumah itu. Sedangkan Wali Kota Kendari Asrun sedang berada di Rumah Jabatan Wali Kota Kendari.(gun/rmol/mam/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
