
Warga melihat kondisi Yanti saat mendapatkan pertolongan medis di RSI Yarsi, Pontianak, Rabu (8/2).
JawaPos.com - Maskur, 25, harus berurusan dengan aparat kepolisian. Dia ditangkap warga setelah membeset pinggang istrinya, Yanti, 22, menggunakan pisau dapur, Rabu (8/2).
Warga Jalan Panglima Aim, Pontianak Timur, Kalbar ini melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) karena cemburu. Maskur mencurigai Yanti memiliki pria idaman lain.
“Maskur sudah kita amankan. Saat ini dia masih diperiksa di Mapolsek,” kata Kapolsek Pontianak Timur Kompol Abdul Hafidz, Kamis (9/2) siang.
Hafidz menjelaskan, Maskur melihat istrinya keluar dari rumahnya mengendarai sepeda motor, melintas di Jalan Tani, Rabu (8/2) sekitar pukul 18.30. Karena curiga, Maskur membututinya.
Yanti kemudian masuk ke Komplek Griya Pesona 1, Blok G 14. Lalu dia berhenti di salah satu rumah temannya. Maskur pun ikut berhenti di depan masjid tak jauh rumah tersebut. Maksud hati mau mengintai.
Tidak lama kemudian, ada seorang pria yang dicurigai Maskur sebagai selingkuhan istrinya, juga masuk ke rumah tersebut. Api cemburu semakin membara. Ia bergegas pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau. Setibanya kembali lagi di lokasi, lanjut Hafidz, Maskur mengintip dari jendela. Ia melihat istrinya bersama laki-laki tersebut.
“Pria yang dicurigai sebagai selingkuhan istrinya itu bernama Dulkarim. Saat diintip, Maskur melihat mereka sedang duduk berdekatan di kursi ruang tamu,” ujarnya.
Emosi Maskur memuncak. Dia menggedor pintu rumah tersebut. Teman wanita istrinya atau pemilik rumah membukakan pintu. Seketika itu Maskur melihat Dulkarim mencoba kabur ke belakang menuju dapur. “Maskur mengejar Dulkarim sambil memegang pisau. Lalu pemilik rumah dan Yanti menahan Maskur dengan cara memeluknya dari belakang,” jelas Hafidz.
Lalu Maskur mencoba melepaskan pelukan istrinya dengan cara memutarkan badannya ke arah kanan. Pisau yang masih dipegangnya pun mengenai badan bagian belakang (pinggang). “Yanti yang menderita luka robek, saat itu juga langsung dibawa ke Rumah Sakit Yarsi. Warga yang tahu kejadian itu, datang mengamankan Maskur dan mengambil pisau dari tangannya,” jelas Hafidz.
Sebagian warga menghubungi anggota Reskrim Polsek Pontianak Timur. Polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat Maskur sudah diamankan warga berikut barang buktinya. “Anggota membawa tersangka ke Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” katanya.
Hingga saat ini, Maskur masih diamankan di Mapolsek Pontianak Timur. Dia dipersangkakan pasal 6 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Penghapusan KDRT dengan ancaman penjara di atas lima tahun. (oxa/fab/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
