
Ilustrasi
JawaPos.com - Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi berharap penyelidikan adanya fakta e-KTP dari Kamboja segera dituntaskan. Terutama terhadap motif dari pengiriman itu.
Apalagi, sebelumnya ditemukan pengiriman e-KTP palsu dari Tiongkok dan Prancis. "Maka dari itu, perlu dilakukan kajian mendalam," ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (10/2).
Wakil Sekretaris Jenderal PPP itu menerangkan, data kependudukan sangat vital dan strategis. Ketentuan mengenai kependudukan pun sudah diatur dalam UU 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan.
Tentu, ada kecurigaan e-KTP tersebut akan disalahgunakan. Apalagi, situasinya saat ini jelang Pilkada serentak yang bakal berlangsung pada 15 Februari 2017.
"Dalam masa-masa mendekati pilkada, kasus kiriman e-KTP ini rawan dikaitkan dengan persoalan politik yang cukup sensitif," sebut pria yang akrab disapa Awiek itu.
Lebih jauh lagi, e-KTP tersebut juga rawan disalahgunakan untuk kepentingan lainnya yang melibatkan warga asing. "Hal ini, sekaligus mengingatkan temuan di beberapa tempat banyaknya pemalsuan e-KTP khususnya bagi WNA," pungkas legislator asal Madura itu.
Kemarin, Komisi II DPR membenarkan adanya pengiriman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dari luar negeri. Hal tersebut didapati setelah mereka meluncur ke Kantor Pusat Direktorat Bea Cukai Rawamangun usai melakukan sidak ke Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta.
Namun, e-KTP itu jumlahnya bukan ratusan ribu melainkan 36 buah saja diesertai 32 NPWP, 1 buah tabunga BCA berisi Rp500 ribu, dan 1 buah ATM. Asalnya pun bukan dari Vietnam tetapi dari Kamboja.
Sekalipun demikian, temuan ini sangat penting karena e-KTP merupakan salah satu dokumen penting kewarganegaraan yang dilindungi undang-undang, sehingga jika terjadi penyimpangan maka dapat dipidana.
"Bisa saja e-KTP itu digunakan untuk kepentingan tertentu. Seperti menguasai aset-aset tanah di Indonesia, atau menyalahgunakan identitas untuk menguasai atau membobol keuangan negara dalam bentuk kejahatan perbankan,"pungkasnya. (dna/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
