
TANGGUNG JAWAB SIAPA?: Helikopter AW-101 di hanggar Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, kemarin. Meski pembeliannya menjadi polemik, helikopter itu tetap dikirim ke Indonesia.
JawaPos.com - Sengkarut pembelian helikopter yang rencananya untuk Presiden Joko Widodo AgustaWestland (AW) -101 sejatinya dipengaruhi kasus yang sempat menghebohkan di India. Rabu (8/2) KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto menyebut salah satu alasan Jokowi menolak pembelian heli AW-101 adalah perkembangan kasus di India. Namun, Hadi tidak memerinci maksudnya.
Akhir Desember lalu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pernah menyinggung hal tersebut. Dia mewanti-wanti agar jangan sampai pembelian heli AW-101 oleh TNI-AU malah menjadi skandal besar seperti yang terjadi di India. "Harganya terlalu mahal, dianggap korupsi, menterinya, panglima (tentara)-nya, direktur utama perusahaannya, semua masuk penjara," kata JK.
Pembelian heli AW-101 oleh Angkatan Udara India (Indian Air Force) memang menjadi isu besar di sana. Ketika aroma korupsi mencuat, muncul istilah chopper gate atau skandal helikopter. Kasus itu menyeret nama-nama petinggi parlemen hingga kepala Angkatan Udara India.
Kasus tersebut bermula dari ditandatanganinya kontrak pembelian 12 unit heli AW-101 senilai USD 540 juta atau sekitar Rp 7,1 triliun oleh Angkatan Udara India pada 2010. Rencananya helikopter yang masuk kategori very-very important person (VVIP) itu digunakan untuk menunjang kegiatan perdana menteri, presiden, dan pejabat tinggi India lainnya.
Namun, Februari 2013 kontrak pembelian helikopter itu menjadi heboh lantaran ditangkapnya Giuseppe Orsi, CEO Finmeccanica, perusahaan induk AgustaWestland, oleh otoritas hukum Italia. Dia didakwa menyuap pejabat India untuk memuluskan kontrak penjualan 12 unit heli AW-101.
Penangkapan itu ditindaklanjuti parlemen India untuk memulai investigasi pada Maret 2013. Apalagi, muncul pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan India yang mengakui telah terjadi korupsi dan penyuapan dalam pembelian helikopter tersebut. India akhirnya membatalkan kontrak pembelian heli AW-101 pada Januari 2014. (syn/c10/ca)

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
