
Ilustrasi aktivitas pekerja sektor gas bumi.
JawaPos.com – Harga gas di Indonesia masih sangat mahal dibanding negara tetangga. Salah satu penyebab, masih beroperasinya trader gas tanpa fasilitas yang menguasai alokasi gas. Calo gas harus diberangus supaya harga gas tidak lagi selangit. Salah satunya, yang ada di Medan, Sumatera Utara.
Saat ini, sudah menjadi rahasia umum kalau industri di Medan harus membayar gas dengan harga mahal. Salah satu yang dikeluhkan adalah, Pertagas Niaga karena mengutip harga USD 1,55 per MMBTU. Angka itu dianggap terlalu tinggi karena anak usaha Pertamina itu tidak memiliki pipa gas.
Ketua Komisi B DPRD Sumatera Utara, Roby Agusman Harahap mengatakan, hal seperti itu harusnya tidak boleh terjadi. Sebab, tanpa ada infrastruktur berarti mirip dengan calo. ’’Industri di Medan sudah lama mengeluhkan ini. Pemerintah tidak boleh kalah dengan calo gas,’’ terangnya.
Wakil Ketua Komisi B, Jenny Luciana Berutu berharap agar pemerintah bisa memperbaiki tata kelola gas bumi. Terutama, terkait dengan masalah alokasi gas bumi. Dia menganggap kalau Kementerian ESDM sudah terlalu lama memberikan alokasi gas ke badan usaha yang tidak punya infrastruktur.
’’Di Medan, ada PGN yang punya pipa gas langsung ke industri. Tapi tidak dapat alokasi gas,’’ terangnya. Kondisi itu, disebutnya makin buruk karena ada praktek ilegal penjualan LNG (gas alam cair). Diungkapkannya, ada badan usaha yang menjual LNG pakai truk tanpa izin.
Dia meminta agar aktivitas ilegal itu dihentikan karena merugikan. Apalagi, Pertamina sudah mati-matian membangun pipa gas dari Arun ke Belawan ratusan kilometer. ’’Ada truk LNG, pipa tersebut nggak kepakai, ngapain dulu pemerintah minta pipa gas Arun-Belawan dibangun,’’ keluhnya. (dim)

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
