
Anthony Sinisuka Ginting menaklukkan unggulan kedua asal Tiongkok, Huang Yuxiang, demi meraih tiket perempat final.
JawaPos.com - Anthony Sinisuka Ginting membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan kedua, Huang Yuxiang asal Tiongkok, di Thailand Masters Grand Prix Gold 2017. Setelah bertarung tiga set dengan skor 19-21, 21-15, 21-12, Anthony berhak atas tiket ke babak perempat final.
Anthony sebetulnya berpeluang untuk menang straight set. Kedudukan sempat imbang 17-17 dan 19-19 pada set pertama. Namun, kesalahan sendiri yang dilakukannya, Anthony membuang peluang untuk amankan set pertama.
Pada set kedua, Anthony belajar dari kesalahannya di game pertama. Dia bermain lebih cerdik dengan memaksa lawan memberi kesempatan agar Anthony bisa menyerang. Unggul di permainan netting, membuat Anthony mampu membuat Huang mengangkat bola, inilah yang selalu ditunggu-tunggu Anthony, kesempatan ini langsung dimanfaatkannya dengan baik.
Kemenangan di set kedua tampaknya membuat Anthony makin percaya diri di game penentuan. Anthony tak memberi kesempatan untuk Yuxiang mengembangkan permainan. Unggul jauh 14-7, Anthony terus menekan Yuxiang hingga lawannya itu tak berkutik dan menyerah dan hanya berhasil mengumpulkan 12 angka saja.
“Dia lebih banyak inisiatif di set pertama, saya kepancing dan banyak mengangkat bola. Permainan saya pun monoton, jadi sering kebaca sama lawan. Saat poin mepet, saya malah bikin kesalahan sendiri,” kata Anthony dalam rilis yang diterima JawaPos.com.
“Saya lalu berpikir, pokoknya pada set selanjutnya jangan mati-mati sendiri. Saya juga bermain lebih yakin, pegang netting-nya, jadi otomatis lawan angkat bola terus. Pelatih juga banyak memberi instruksi untuk cari peluang menyerang sebanyak mungkin, ini yang saya jalankan di lapangan tadi,” tambah pemain jebolan klub SGS PLN Bandung ini.
Sayangnya hanya Anthony yang berhasil melaju ke babak perempat final. Tiga tunggal putra pelatnas hari ini terhenti di babak 16 besar. Firman Abdul Kholik dikalahkan wakil tuan rumah, Kantaphon Wangcharoen, 23-25, 12-12. Ihsan Maulana Mustofa harus mengakui keunggulan pemain Malaysia, Lee Zii Jia, 19-21, 14-21. Sementara Muhammad Bayu Pangisthu ditundukkan pebulu tangkis non-Pelatnas yang juga seniornya, Tommy Sugiarto, 12-21, 14-21. (ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
