
Ilustrasi
JawaPos.com - Lambannya penanganan kasus Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif di Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Permukiman (Prasjaltarkim) Sumbar, membuat penggiat antikorupsi mendesak kasus itu diambil alih oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Diketahui kasus Spj fiktif ini mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 43 miliar. Angka itu berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumbar. Dalam temuan itu disebutkan, pelakunya berinisial JSN, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Prasjaltarkim.
“KPK sebaiknya segera ambil alih kasus SPj fiktif ini. Jumlah kerugian negara sangat besar mencapai Rp 43 miliar dan pelakunya pun telah diketahui," ungkap Koordinator Bidang Hukum dan Pemantau Kebijakan Publik LSM Sopan Sumbar, Okdonald seperi dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Jumat (10/2).
"Kasus ini sudah terang benderang, tapi langkah penegakan hukumnya terkesan lamban dan tidak transparan,” sambung Okdonald.
Dijelaskan Okdonald, sejauh ini Pemprov Sumbar menyelesaikan kasus ini dengan tersangka oknum ASN bernisial JSN dengan cara administratif, yakni untuk mengembalikan kerugian negara terhitung sejak 25 November 2016.
Dalam kurun waktu tersebut, pelaku baru mengembalikan sebagian kecil dari kerugian negara. Namun, hal itu tidak menghilangkan perkara korupsinya yang harus segera diproses penegak hukum.
“Dengan diproses secara hukum akan terlihat rangkaian kasus ini sebenarnya dan siapa saja yang terlibat. Dengan begitu besarnya kerugian negara, saya menduga tidak hanya satu pelaku yang terlibat. Saya yakin KPK bisa membongkarnya. Jika dibiarkan terlalu lama, maka bisa saja terjadi penghilangan barang bukti dan lainnya,” tandas Okdonald. (cr18/iil/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
