
Penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam saat Imlek hari (28/1).
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) menegaskan, pelabuhan yang ada di provinsi itu bukan menjadi bagian dari pengelolaan Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail menuturkan, dalam UU Nomor 23/2014 telah diatur mengenai kewenangan Daerah Provinsi dalam pengelolaan potensi laut. Kewenangannya mulai dari garis pantai sampai 12 mil ke laut. Hal itu juga dikuatkan dengan Perda Retribusi juga sudah menegaskan adanya potensi tersebut.
"Pada prinsipnya DPRD Kepri sangat mendukung langkah yang akan kami lakukan. Kewenangan inilah yang sama-sama akan kita luruskan," ujar Jamhur Ismail seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Jumat (10/2).
Selain itu, jika mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5/2011 atas perubahan PP Nomor 46/2007 tentang Badan Pengusahaan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas, maka kewenangan BP Batam adalah meliputi di tujuh pulau.
Diantaranya adalah Pulau Batam, Tonton, Setokok, Nipah, Rempang, Galang, Galang Baru, dan Pulau Janda Berhias. "Hak yang diberikan adalah, berupa hak pengelolaan lahan. Artinya BP Batam tidak diberikan kewenangan untuk mengelola laut, seperti labuh jangkar. Namun pelabuhan yang mereka punya, itu merupakan kewenangan mereka mengelola," jelas Jamhur.
Atas dasar itu, kata Jamhur, saat ini Pemprov Kepri menargetkan Rp 6 triliun potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat sektor maritim, seperti labuh jangkar. Namun demikian, DPRD Kepri mendesak Pemprov Kepri untuk segera mendudukan persoalan kewenangan untuk memungut Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bersama Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.
"Secara garis besar hampir Rp 6 trliun potensi sektor kemaritiman yang ada di Provinsi Kepri. Namun dari jumlah yang ada, Pemprov Kepri belum menerima satu rupiahpun dari sektor labuh jangkar," sambungnya.
Target PAD sebesar Rp 6 triliun kata Jamhur, berdasarkan potensi-potensi yang ada, seperti jasa labuh, bunker, kebutuhan logistik untuk kapal-kapal yang berlabuh. (BP/iil/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
