Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Februari 2017 | 08.30 WIB

KPU Singkawang Siapkan 405 Braille untuk Pemilih Difabel

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Singkawang kembali menggelar sosialisasi terkait Pilwako 2017. Kali ini dilakukan kepada difabel, perempuan, dan pemilih pemula, Rabu (8/2).


“Kami melaksanakan sosialisasi kelompok difabel, perempuan dan pemilih pemula, sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2015 tentang partisipasi masyarakat. Sebelas pokok sasaran sosialisasi sudah kami sampaikan semuanya. Termasuk ke warga binaan di Lapas,” ujar Ketua KPU Kota Singkawang Ramdan SPdi dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Kamis (9/2).


Menurutnya, dalam rangka mengoptimalkan partisipasi pemilih di Singkawang, sosialisasi dilakukan agar pemilih mencoblos pada Rabu (15/7) dari pukul 07.00 hingga 13.00. “Upaya lain yang terus dilakukan diantaranya melakukan sosialisasi dengan mobil keliling sampai hari ini dan terus menerus dilaksanakan. Sosialisasi, selain tanggung jawab KPU, juga tanggung jawab pemerintah,” terangnya.


“Pun menjadi tanggung jawab pasangan calon beserta tim sukses dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Tentunya lewat penyampaian visi dan misi program kerja masing-masing," imbuh dia. 


Khusus penyandang tunanetra, KPU Singkawang menyiapkan alat bantu braille di tiap TPS. Totalnya 405 buah. “Peralatan tunanetra termasuk kategori berkebutuhan khusus,” jelas Ramdan.


Sedangkan bagi pemilih yang dirawat di rumah sakit, lanjut dia, pihaknya menyampaikan ke keluarga pasien untuk mengurus formulir A5, sehingga ada pemberitahuan sebelumnya. ”Jadi nanti petugas kita akan mendatangi pasien yang disaksikan saksi-saksi, formulir A5 ini bisa didapatkan di kantor lurah atau bisa langsung ke KPU Singkawang,” paparnya.


Kegiatan ini, bagi koordinator pemilih difabel, Adeli, sangat membantu. Terlebih untuk mereka yang pemula. Walaupun usianya melebihi, ada yang juga masih sekolah.


“Sebagian besar yang mengikuti kegiatan ini merupakan murid saya, yaitu dari tunanetra sebanyak dua orang, tunarungu sebanyak 17 orang, tunagrahita sebanyak 7 orang, dan tunadaksa 7 orang juga,” ujarnya. Menurut dia, para difabel banyak yang mandiri juga berkeluarga. (Suhendra/Mohamad iQbaL/fab/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore