
Ilustrasi
JawaPos.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum bisa memastikan terkait dengan penambahan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Hal itu membuat daftar antrean pencetakan e-KTP sejak Oktober 2016 di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, Kaltim, kian panjang.
Kepala Disdukcapil Bontang Yuliantinur menyebut, sampai Januari tahun ini, antrean masyarakat yang belum melakukan pencetakan e-KTP mencapai 7.291 orang. Sementara yang sudah melakukan perekaman data mencapai 115.465 orang.
“Sampai hari ini (kemarin, Red), Diskucapil sudah mengeluarkan 8.000-an surat keterangan KTP-el. Surat itu merupakan KTP sementara dan berfungsi sama sampai dilakukan pencetakan,” ujarnya.
Masyarakat yang memegang surat keterangan e-KTP jangan khawatir. Surat itu bisa digunakan layaknya e-KTP. Seperti untuk melamar kerja, pembuatan SIM, dan keperluan kependudukan lainnya.
Yuliatinur menjelaskan, sesuai data Disdukcapil, jumlah penduduk Bontang mencapai 179.924 jiwa. Sementara yang wajib KTP berjumlah 121.670 jiwa. Sementara yang belum melakukan perekaman data berjumlah 6.205 jiwa. “Aktivitas perekaman KTP-el terus dilakukan. Namun, percetakan saja yang masih menunggu kejelasan blangko,” paparnya.
Selain itu, blangko e-KTP tidak dikirim Kemendagri ke daerah, namun harus diambil ke Jakarta. “Kami hanya bisa menunggu kabar dari pemerintahan pusat. Janjinya Januari, tapi sampai saat ini belum juga ada kejelasan,” bebernya.
Selain itu, Yuliantinur juga menyebut mengalami kendala pada pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA). “Untuk KIA sebenarnya blangko sudah ada, berbeda dengan KTP-el yang harus diambil. Kalau KIA dikirimkan pemerintahan pusat. Namun, belum dicetak karena terkendala dana pengadaan tinta yang harganya cukup mahal. Semoga kondisi anggaran segera membaik,” harapnya. (*/and/ica/k11/fab/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
