
Kawasan Rawan Peredaran Narkoba
JawaPos.com – Peredaran narkoba di metropolis semakin masif. Para bandar kini membentuk pola jaringan pengedar yang tersebar di kampung-kampung. Dengan begitu, barang terlarang tersebut cepat laku dan menyebar ke banyak lokasi.
Temuan terbaru BNNK Surabaya menunjukkan bahwa jaringan narkoba tanpa tedeng aling-aling lagi dalam memasarkan barang haram tersebut. ’’Ada pengedar yang terang-terangan bertransaksi narkoba di Pasar Pesapen, Pabean Cantian,’’ tutur Kepala BNN Kota Surabaya AKBP Suparti Rabu (8/2).
Hal itu diketahui ketika lembaga antimadat tersebut punya target penangkapan di sana. Pelaku yang akan diringkus bernama M. Soleh. Dia sudah lama diincar. Sayang, dia masih bisa lolos. Pada operasi penangkapan terakhir bulan lalu, Soleh sempat dilindungi anak buahnya.
Ketika itu seksi berantas di BNNK sudah mengetahui keberadaan Soleh di Pasar Pesapen. Mereka lantas melakukan undercover buy. Di sana mereka bertemu dengan anak buah Soleh yang sudah siap memberikan sepoket sabu-sabu. Mereka membuat janji di sebuah warung kopi di dalam pasar. Namun, saat sabu-sabu (SS) belum di tangan petugas, Soleh keburu muncul.
Dengan masih mengenakan sarung, dia tahu bahwa yang bertransaksi dengan anak buahnya tersebut adalah orang BNN. Dia lantas lari menembus lapak pedagang dan kerumunan pembeli di pasar. Anak buahnya pun ikut meloloskan diri dari operasi itu. ’’Sayang, banyak warga di sana yang bungkam saat kami tanya keberadaan sasaran. Ini menjadi salah satu indikasi bahwa kawasan tersebut sangat rawan peredaran narkoba. Mereka seharusnya tidak boleh saling menutupi,’’ tambah mantan Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya tersebut.
BNNK pun hanya bisa menggeledah rumah Soleh. Dia dan anak buahnya kini tidak pernah terlihat di Pasar Pesapen lagi. ’’Kami temukan airsoft gun dan kunci T di sana. Kemungkinan besar jaringan ini juga pencuri sepeda motor,’’ ungkap Suparti.
Polisi dengan dua melati di pundak itu melanjutkan, pihaknya kemudian memutuskan menuju titik lain. Yakni, di Rangkah, Kecamatan Tambaksari. Di lokasi itu ada dua pengedar lain yang masih satu jaringan dengan Soleh.
Bagi BNNK, lokasi tersebut merupakan titik baru yang terus dipelototi BNNK. Selama ini daerah yang sering masif peredarannya adalah Sawahan dan sekitarnya. Sebab, lokasi tersebut memang eks tempat prostitusi yang dijadikan tempat bersembunyi bagi para pengedar.
Kerawanan tersebut diukur dengan parameter tertentu. Suparti memaparkan, banyaknya pengedar tidak selalu dijadikan indikasi rawan. Namun, pihaknya juga harus mengetahui kepada siapa saja narkoba itu diedarkan. ’’Kalau diedarkan ke lingkungan sekitarnya, lalu ada satu kampung banyak yang mengonsumsi sabu-sabu, itu dikategorikan zona merah,’’ tutur mantan Kapolsek Wonocolo tersebut.
Indikator lain tentu seberapa sering penangkapan berlangsung di wilayah-wilayah itu. Selama banyak tersangka yang ditangkap berasal dari daerah yang sama, tentu pengaruh peredaran narkoba bisa dikatakan sudah demikian kuat.
BNNK sendiri hanya bisa membekuk seorang pengedar di kawasan Pabean Cantian. Namanya Haryanto. Dari tiga tempat itu, BNNK mengamankan 18,29 gram. ’’Kami fokus memutus mata rantai jaringan. Ini harus jadi musuh bersama,’’ jelasnya. (did/c15/git/sep/JPG)

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
