Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Februari 2017 | 06.00 WIB

Ibu Hanyut Bersama Anaknya, Petugas Belum Temukan Titik Terang

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Dua korban hilang di Sungai Pemali Brebes masih belum ditemukan. Hingga hari kelima pencarian korban yang merupakan ibu dan anak itu belum membuahkan hasil. Petugas mulai mengurangi personel yang melakukan penyisiran dan pencarian di sepanjang sungai.

”Hari kelima masih nihil, tapi upaya pencarian akan tetap dilakukan. Hanya saja tim kami yang melakukan penyisiran kami sisakan satu regu saja. Sebelumnya sebanyak tiga regu, di mana satu regu terdiri dari 10 personel,” ungkap Koordinator Tim Search dan Rescue (SAR) Kabupaten Brebes, Ade Dani Raharjo.

Sesuai dengan Standart Operation Procedure (SOP), kata dia, upaya pencarian korban yang diduga tenggelam itu dilakukan maksimal sampai 7 hari. Dengan demikian, meski di hari kelima masih belum membuahkan hasil, upaya pencarian korban terus dilakukan.

Korban adalah Tri Ayu Retnosari (21), warga Desa Kupu RT 5 RW 2 Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes bersama anak balitanya, Ayudika Assyira (3), yang diduga menceburkan diri ke sungai. Hanya saja, tidak seluruh tim diterjunkan di wilayah perairan, melainkan juga bekerja dengan pengumpulan data dan informasi di lapangan.

”Yang masih di perairan memang satu regu, tapi yang lain tetap bekerja dengan mencari data dan informasi ke pihak yang dianggap perlu. Ini juga kami lakukan sewaktu kejadian korban tenggelam di Sungai Kabuyutan Tanjung, tim pencari informasi inilah yang mendapati kabar korban ditemukan di wilayah Jepara,” Ade mengisahkan.

Jika berdasar pada kebiasaan normatif, pencarian korban tenggelam sampai hari keempat lalu, korban diduga sudah sampai ke muara. Sebab, meskipun karakter Sungai Pemali yang berkelok-kelok tajam, tapi deras arus bawah sungai memungkinkan korban lebih cepat ke muara. ”Pencarian dilakukan di muara juga sudah kami lakukan,” jelasnya.

Soal adanya dugaan Ayu tidak mencebur, Ade mengaku masih misterius. ”Bisa saja begitu. Tapi biasanya selalu banyak opini dan asumsi, mendadak banyak orang sok tahu duluan. Kita tetap berpegang pada SOP, keluarga juga sudah menggelar tahlilan kok.” (ism/fat/zul/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore