
KH Said Aqil Siradj
JawaPos.com – Sekelompok massa melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Jakarta, kemarin (8/2). Mereka mengaku sebagai Aliansi Santri Indonesia. Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj mengomentari santai aksi tersebut.
Pria berkacamata itu menuding, massa pengunjuk rasa yang menggelar demo di depan kantor PBNU adalah massa bayaran. “Itu massa bayaran,” ujar kiai yang akrab disapa Kang Said ini di sela acara wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon, Kamis (9/2).
Memang aksi mereka penuh kejanggalan. Tak satupun dari pendemo berpenampilan layaknya santri. Karena tidak ada satu pun demonstran perempuan yang memakai hijab dan bahkan para demonstran pria juga berpenampilan layaknya anak gaul dengan kaca mata nyentrik serta kaos oblong.
"Ini sih bukan santri tapi anak alay dan cabe-cabean," sindir Fajar, seorang warga yang kebetulan melintas.
Wasekjend PBNU Gus Ishfah Aboidal Aziz mengaku kesal dengan kehadiran massa yang menurutnya tidak punya sopan santun ala nahdhiyin. Seharusnya, kata dia, usaha menyampaikan aspirasi ke PBNU dapat dilakukan sesuai dengan tradisi nahdhiyin.
"Monggo silahkan datang dengan baik-baik ke NU. Ada persoalan apa? Ada masalah apa yang ingin disampaikan kami terima dengan lapang dada dan hormati sebagaimana mestinya. Kalau Datang dengan baik, kami sambut baik juga," ujar Ishfah di kantor PBNU, jalan Kramat, Jakarta, kemarin (8/2).
Ishfah mengaku kecewa massa yang mengatasnamakan santri tapi tidak menunjukkan penampilan selayaknya orang yang pernah di pesantren. Ia mengaku heran, massa yang mengaku santri justru tidak bisa menjawab saat ditanya asal pesantrennya saat mondok.
"Tapi nggak bisa jawab. Artinya ya hanya mengaku-ngaku santri," ungkapnya. Ishfah curiga mereka sebenarnya massa bayaran yang diarahkan pihak tertentu untuk mendemo PBNU. "Saya kira seperti itu. Saya rasa mereka bukan santri dan tidak pernah di pesantren," tandas Isfah. (fazri/yuz/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
