
Salah satu barista dalam Indonesia Coffee Event 2017
JawaPos.com – Profesi barista kini tidak lagi dipandang sebelah mata. Profesi ini makin bergengsi seiring tumbuhnya berbagai bisnis kedai kopi. Profesi barista sudah sejak lama diakui internasional. Barista kini juga dinaungi di bawah organisasi resmi Barista Guild Indonesia (BGI).
BGI adalah organisasi yang dikhususkan untuk profesi barista. Organisasi ini dibuat agar profesi barista di Indonesia lebih dihargai dan dikenal masyarakat luas. Organisasi ini menjadi wadah pembelajaran dan aktivitas untuk memajukan industri kopi di Indonesia. Profesi barista semakin diakui di kancah internasional.
“Profesi barista sudah bergengsi sejak adanya organisasi BGI ini, menjadi barista yang handal tidak mudah. Perlu skill dan belajar,” tegas Ketua Pelaksana Indonesia Coffee Event (ICE) 2017, Cindy Herlin Marta di Kuningan City, Kamis (9/2).
Cindy mencontohkan profesi lainnya yang dulu juga masih dipandang sebelah mata seperti chef. Kini profesi chef begitu bergengsi dan berkelas. Chef saat ini banyak diminati masyarakat karena prospektif.
“Barista mirip sama chef yang dulu belum diakui, sampai sekarang orang tahu chef gajinya gede dan sekolahnya susah,” tegas Cindy.
Cindy mengungkapkan pengakuan luar negeri terhadap profesi barista begitu tinggi. Hal itu terlihat pada setiap formulir yang mewajibkan setiap orang mengisi jenis profesi yang digeluti saat ini. Misalnya dalam hal perbankan, bisnis, atau melamar kerja.
“Di luar negeri itu saat melamar kerja saja ada pilihan sebagai barista. Lalu saking diakuinya di imigrasi ada formulir dengan pilihan barista. Itu menggambarkan profesinya sudah establish, sudah diakui. Di Indonesia belum,” kata Cindy.
Hal ini yang membuat para barista Indonesia tetap semangat untuk berkompetisi hingga kancah internasional. Cindy menegaskan barista bukan pelayan di restoran atau kafe. Barista adalah profesi yang memerlukan keahlian yang tak dimiliki semua orang.
“Kami ingin perjuangkan profesi barista ini. Teman-teman barista yang sudah bertahun-tahun jadi barista, barista itu sulit. Jadi science banget, enggak gampang. Mungkin dulu ibu saya mengganggap barista itu pelayan enggak usah sekolah. Tapi bukan seperti itu,” tuturnya. (cr1/JPG)

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
