
KH Said Aqil Siradj
JawaPos.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj melarang nahdliyin untuk mengikuti aksi 112, di Jakarta, Sabtu (11/2) mendatang. Pernyataan itu disampaikan Kiai yang akrab disapa dengan Kang Said saat hendak menghadiri wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di sebuah hotel di Kabupaten Cirebon, Kamis (9/2).
Kang Said menilai, aksi 112 lebih banyak mudarat atau merugikan ketimbang manfaatnya. Sejatinya, kata Kang Said, segala persoalan dapat dimusyawarhakan tanpa harus menggelar aksi unjuk rasa. Menurut dia, unjuk rasa dapat merugikan orang lain dan diri sendiri.
“Cara-cara demo dan longmarch itu bukan Islami,” kata Aqil kepada radarcirebon.com (Jawa Pos Group).
Kemudian, Aqil meminta, seluruh warga NU, baik dari kalangan mahasiswa, pejabat, dan lainnya untuk menjaga Islam yang moderat dan toleran, serta dapat menjaga keutuhan NKRI.
“NU dari dulu sampai sekarang tidak menggenal sikap radikal. Bahkan, kami selalu menentang radikalisme apa lagi terorisme,” ungkap Aqil. (fazri/yuz/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
