
KH Said Aqil Siradj
JawaPos.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj melarang nahdliyin untuk mengikuti aksi 112, di Jakarta, Sabtu (11/2) mendatang. Pernyataan itu disampaikan Kiai yang akrab disapa dengan Kang Said saat hendak menghadiri wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di sebuah hotel di Kabupaten Cirebon, Kamis (9/2).
Kang Said menilai, aksi 112 lebih banyak mudarat atau merugikan ketimbang manfaatnya. Sejatinya, kata Kang Said, segala persoalan dapat dimusyawarhakan tanpa harus menggelar aksi unjuk rasa. Menurut dia, unjuk rasa dapat merugikan orang lain dan diri sendiri.
“Cara-cara demo dan longmarch itu bukan Islami,” kata Aqil kepada radarcirebon.com (Jawa Pos Group).
Kemudian, Aqil meminta, seluruh warga NU, baik dari kalangan mahasiswa, pejabat, dan lainnya untuk menjaga Islam yang moderat dan toleran, serta dapat menjaga keutuhan NKRI.
“NU dari dulu sampai sekarang tidak menggenal sikap radikal. Bahkan, kami selalu menentang radikalisme apa lagi terorisme,” ungkap Aqil. (fazri/yuz/JPG)

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
