Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2017 | 22.25 WIB

Harga Cabai Makin Pedas Lagi, Pedagang Bingung

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Keberadaan cabai semakin pedas. Bukan rasanya ya, tapi harganya yang semakin mahal. Saat ini Rp 80 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 60 ribu. Di sejumlah pasar tradisional persediannya pun tak banyak. Di Pasar BUMDes Desa Sukamanah para pedagang dan pembelinya sama-sama berkeluhkesah.

Udin (42) dan Asep Mulyana (34) misalnya. Warga Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah ini mengatakan, secara otomatis kenaikan akan mempengaruhi penjualan, sementara untungnya sedikit. Maka itu, belanja dikurangi tidak beli cabai rawit, keduanya menunggu harga normal kembali.

“Pembeli banyak beli hanya 1/2 hingga 1/4 kilogram saja, bahkan saat ini mayoritas banyak beli satu ons. Maka itu, mau untung bagimana bila harga cengek (cabai rawit maja, red). Jadi, terpaksa tidak terlalu banyak stok beli cengek,” akunya Rabu (8/2).

Beberapa pedagang penyebutkan, penjualan cengek saat ini paling dalam sehari habis sekitar 2 kilogram. Sebelumnya, bisa habis mencapai 10 kilogram. Pasalnya, melihat banyak pembeli beli satu ons dan keuntungan nihil alias tidak ada.

Asep Hermasyah (37) pedagang lainnya menambahkan, kalau sebelumnya ada cabai import dari Thailand. Waktu dulu harga sekitar Rp 50 ribu per kilogram. sekrang tidak ada lagi.

“Ya, paling juga ada beberapa pedagang stok cengeknya tersisa dan tidak habis. Akhirnya tidak terjual karena terlalu lama tidak laku penjualannya,” ucapnya. (pj/mat/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore