
Stah Ahli Menteri Pertanian, Ani Andayani saat menanam padi bersama warga di Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/2).
JawaPos.com - Cuaca eksrem yang melanda provinsi Nusa Tenggara Timur sejak Senin hingga Rabu (6-8/2), tak menyurutkan antusiasme para petani di sana buat menanam padi. Misalnya di kawasan Flores Timur, Sikka, dan Nagekeo.
“Di saat golden time, petani NTT bisa panen air yaitu di bulan basah ini Januari dan Februari, kejadian luar biasa itu datang secara dahsyat. Namun tetap tidak menyurutkan petani untuk bertanam demi keberadaan air yang terbatas ini,” kata Staf Ahli
Menteri Pertanian, Ani Andayani sekaligus Penanggungjawab Upsus (Upaya Khusus) Wilayah NTT di Kupang, Kamis (9/2).
Ani menjelaskan, terus berlangsungnya kegiatan penanaman padi tersebut karena kultur masyarakat setempat yang masih kental dengan budaya gotong royong. Bagi warga di sana, pantang untuk menunda tanam di lahan sawah atau tegalan.
“Petani NTT tetap bertanam dimana dibuktikan bahwa luas tambah tanam harian di atas 1000 ha. Itu sebuah bukti bahwa masyarakat tetap aktif bertanam,” jelasnya.
Ani bersyukur lantaran kegiatan Upsus peningkatan produksi padi juga sangat didukung oleh Gubernur NTT, Pj Bupati Flotim serta jajaran dinas pertanian provinsi dan kabupaten setempat. Utamanya bagaimana memanfaatkan golden time panen air, melaksanakan blusukan ke lapangan.
"Serta tetap menyelenggarakan rapat koordinasi dan konsolidasi pembangunan pertanian bersama para penyuluh dan petani. Alhamdulillah, sistem Culik tanam sebagai upaya percepatan luas tanam tanam terus dilakukan pula sehingga Februari ini bisa berupaya mencapai sasaran,” pungkasnya.(mam/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
