
Ilustrasi
JawaPos.com - Kasus kematian Tri Ari Yani Puspo Arum (22) masih menjadi tanda tanya. Pihak kepolisian belum juga mengungkap siapa di balik kematian mahasiswi Universitas Esa Unggul itu.
Orang tuanya, Kasim Efendi dan Sri Ratna kini hanya berharap polisi bisa cepat mengungkap kasus itu. Mereka bahkan mesti sering-sering ke kantor polisi untuk menanyakan perkembangan kasus itu.
Kasim Efendi berkata bahwa dia dan istri menjadwalkan untuk terus mencari data terbaru di kantor polisi. "Saya sama istri saya dua kali seminggu pokoknya harus datangi Polsek Kebon Jeruk. Bisa juga ke Polres Jakbar biar tahu perkembangan," ujar Kasim, Kamis (9/2).
Jarak jauh pun harus dia tempuh. Karena memang diketahui kediaman Kasim ada di Kampung Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur. Sedangkan lokasi Arum dibunuh ada di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Namun dia tak mempermasalahkan hal itu. Bahkan, Kasim mengaku sudah satu bulan lamanya tidak bekerja. "Saya satu bulan lebih tidak bekerja. Karena harus mengurus ini itu setelah Arum meninggal," lanjutnya.
Diketahui Arum ditemukan meninggal dunia secara tak wajar di kamar mandi indekosnya di Jalan Kebon Jeruk, pada Senin (9/1), sekitar pukul 09.00 WIB.
Dari hasil autopsi, ada luka tusuk di leher dan luka sayatan di tangan almarhumah. Luka sayatan di tangan dicurigai sebagai bentuk upaya perlawanan. (elf/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
