
Ilustrasi
JawaPos.com - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pekalongan masih belum turun. Kenaikan harga paling parah terjadi pada cabai setan yang mencapai Rp 140ribu per kilogram. Mahalnya harga cabai setan ini dikarenakan hasil panen petani beberapa bulan terakhir masih buruk, sehingga pasokan di pasaran menjadi langka.
Pantauan Radar Pekalongan (Jawa Pos Group) di Pasar Induk Kajen, selain harga cabai setan mahal, kualitas barang juga tidak baik. Para pedagang sering mendapati cabai dengan kondisi busuk. Hal ini memaksa pedagang pasar maupun pengecer untuk memilah-milah barang sebelum dijual. Sehingga, tak jarang mereka mengaku rugi.
Pedagang sayuran, Uswati (30), menuturkan, kenaikan harga ini dikarenakan faktor cuaca. Sehingga, produk cabai para petani mengalami penurunan baik jumlah maupun kualitas. "Dua hari ini, cabai setan naik terus. Beberapa bulan lalu sudah naik jadi Rp 80ribu per kilogram, kemudian naik jadi Rp 100 ribu dan sekarang mencapai Rp 140 ribu," ujarnya.
Dia mengkatakan, akibat kenaikan harga daya beli konsumen menurun drastis. Pelanggan yang biasa membeli cabai di los dagangannya berkurang dibanding saat harga cabai masih normal. "Yang beli cabai rawit setan biasanya cuma pedagang-pedagang tertentu saja, seperti nasgor, ketoprak, pecel dan lain-lain," jelas Uswati.
Selain cabai setan, harga jenis cabai lain juga merangkak naik. Di antaranya cabe rawit yang sebelumnya hanya Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu, kini naik dua kali lipat menjadi Rp 80 ribu. "Kalau cabai merah dan cabai kriting masih standar, yakni di kisaran Rp 35 sampai Rp 40 ribu rupiah per kilogram," terangnya. (yan/yuz/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
