
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mendukung kritik Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono terkait tax amnesty yang diniliai tidak tepat sasaran. Dia pun sepakat jika hasil program pengampunan pajak itu tidak bisa terlalu dibanggakan.
"Saya kira wajar kalau itu dikritik. Janji awalnya kan ada penambahan. Inikan penambahannya tidak signifikan," ujarnya di Jakarta, Kamis (9/2).
Hanya saja memang, lanjut Fahri, tax amnesty bisa memperbaiki sistem perpajakan. Jumlah wajib pajak (WP) bertambah, sumber perpajakan di tahun berikutnya lebih jelas dan terdata. "Itu prestasinya, tapi tambahan cashnya tidak, sebut Fahri.
Legislator asal NTB itu menilai, mungkin SBY menganggap tax amnesty sama dengan moratoirum di era pemerintahannya. "Dianggap cuma perubahan judul. Saya kira itu perlu dijawab pemerintah, nggak perlu takut," pungkasnya.
Sebelumnya, SBY mengkritik kebijakan tax amnesty saat berpidato pada acara Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat, JCC, Jakarta, Selasa (7/2). Kendati mendukung kebijakan itu, SBY meminta tax amnesty tetap berorientasi pada tujuan dan sasaran awal.
Kata dia, menggeser sasaran kepada rakyat biasa disertai komunikasi yang tidak baik, membuat masyarakat takut, dikejar-kejar dan tidak tenteram tinggal di negerinya sendiri. Isu ini juga dianggap berkaitan dengan keadilan. (dna/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
