
Ilustrasi
JawaPos.com – Tidak semua bakteri bersifat jahat. Tubuh membutuhkan bakteri baik untuk tetap sehat. Bakteri baik disebut dengan probiotik merupakan mikroorganisme yang memberikan efek positif bagi kesehatan dengan cara mengatur keseimbangan di dalam usus atau saluran pencernaan.
Bakteri baik juga tidak bersifat patogenik atau menimbulkan penyakit atau menyebabkan racun. Menurut pakar kesehatan dan penerima nobel bidang kedokteran asal Amerika Serikat, Sir Richard J Roberts, tanpa bakteri baik, tubuh akan sulit menjalankan fungsinya. Probiotik mampu mencegah bakteri jahat dengan menghasilkan antibiotika yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat.
“Bakteri adalah temanmu, dan mereka diberi nama yang buruk karena pada zaman dahulu para ahli mikrobiologi meneliti bakteri banyak menyebabkan penyakit, dan tanpa mereka tahu bakteri banyak yang baik,” katanya di Kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Rabu (9/2).
Richard menjelaskan bakteri baik justru membantu tubuh menjadi lebih sehat. Probiotik banyak terdapat di dalam saluran pencernaan terutama usus. “Kita tahu sekarang bakteri banyak yang baik, tapi kita tak tahu mengapa mereka baik. Kita hanya tahu mereka baik,” ungkap Direktur Riset di New England Biolabs di Massachusetts USA ini.
Richard menjelaskan hampir seluruh bagian tubuh manusia penuh bakteri. Dia mengajak agar semua orang mencintai bakteri dan berteman dengan bakteri.
“Saya penuh bakteri, semua bagian tubuhmu penuh dengan bakteri, semua kulitmu, rambutmu, dan kebanyakan dari mereka adalah temanmu. Kamu butuh mereka, jika mereka tak ada maka kamu akan mati,” tukasnya.
Banyak cara untuk mempertahankan bakteri baik tetap berada di dalam tubuh. Caranya dengan mengonsumsi makanan sehat dan seimbang setiap hari.
Satu lagi, Richard menyarankan jangan terlalu banyak mengonsumsi antibiotik.
“Pertahankan mereka dengan baik lewat makanan yang baik, dan jangan gunakan terlalu banyak antibiotik. Saya bukan ahli nutrisi, dan kebutuhan nutrisi setiap orang pasti beda. Bagus untuk kamu belum tentu bagus untuk yang lain. Makanan seimbang, pola makan yang baik, dan semua orang akan hidup jauh lebih bahagia,” pungkas Richard.(cr1/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
