
Ilustrasi
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta meminta jajaran KPU Jakarta untuk menjaga netralitas. Tidak mendukung salah satu kandidat yang berlaga pada Pilgub DKI Jakarta.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menemukan kasus pelanggaran yang dilakukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Petugas KPPS di Kelurahan Jati Pulo, Jakarta Barat diketahui mendukung salah satu pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur.
"Petugas KPU Jakarta Barat dan jajarannya, harus menjaga netralitas. Jangann sampai kejadian itu terulang lagi. Saat ini, petugas KPPS yang mendukung paslon, sudah mengundurkan diri," ujar Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti kepada wartawan di sela-sela Simulasi Pengawasan Pemilu Partisipasi berbasis IT di halaman kantor Bawaslu DKI, Rabu (8/2).
"Tidak netralnya petugas KPPS tersebut, dia hadir saat kampanye paslon. Membantu proses di situ. Itu temuan Panwas Jakarta Barat. Kegiatan kampanye yang dilakukan Pak Djarot," ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi mengatakan, indikasi ketidaknetralan KPPS Kelurahan Jati Pulo, diketahui pada 31 Januari 2017. Pihaknya mendapati ada anggota KPPS yang mendukung paslon.
"Anggota KPPS itu ada di RT 04, 08 dan 10 RW 04, Kelurahan Jati Pulo. Mereka itukan mengaku simpatisan saat kampanye Pak Djarot. Namun harusnya KPPS tidak boleh. Atas temuan itu, kami laporkan ke KPU Jakarta Barat," tegas Puadi.
Sementara itu, Ketua KPU Jakarta Barat Sunardi Sutrisno mengatakan, pihaknya telah mendapatkan rekomendasi ketidaknetralan jajarannya. Karena itu, pihaknya langsung mengambil tindakan tegas. "Semalam empat orang anggota KPPS tersebut langsung diganti. Anggota KPPS tidak boleh berpihak. Atau tidak netral," kata Sunardi.
Sunardi menambahkan, KPU Jakarta Barat berkomitmen menggelar pilgub dengan langsung, umum, bebas dan rahasia, serta jujur dan adil. "Penyelenggara pemilu harus netral. Karena itu, kalau ada yang tidak netral, kami langsung tindak," pungkas dia. (dai/yuz/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
