
Ilustrasi
JawaPos.com – Universitas Indonesia (UI) sudah mulai membuka jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau jalur undangan. Hanya saja, jumlah kuota kursi peserta jalur undangan tahun ini akan lebih kecil peluangnya. Kuota jalur undangan tahun 2017 hanya 30 persen.
Jumlah itu berkurang 10 persen dibanding tahun lalu. Artinya kesempatan peserta calon mahasiswa yang ingin masuk UI lewat jalur undangan lebih ketat bersaing. Kebijakan ini merupakan kewenangan masing-masing universitas.
Rektor UI Muhammad Anis dengan tegas memberlakukan keputusan ini. Anis beralasan ujian tertulis jauh lebih adil (fair) ketimbang jalur undangan yang mengandalkan nilai rapor. Calon mahasiswa akan lebih teruji jika masuk melalui jalur tertulis atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
“Jalur undangan (SNMPTN) tahun ini 30 persen lebih sedikit. Sedangkan tertulis 70 persen. Jika ingin berkompetisi lebih baik tertulis, saya sudah teriak-teriak dari 4-5 tahun yang lalu,” tukas Anis di Gedung Rektorat UI, Rabu (8/2).
Jumlah peluang atau kuota peserta SBMPTN atau jalur tertulis kini naik menjadi 70 persen. Setiap tahun rata-rata jumlah kursi UI yang diperebutkan sebanyak 5000 kursi. “Kuota untuk jalur tertulis jadi lebih tinggi,” tegas Anis.
Anis menjelaskan keputusannya bukan berarti kualitas mahasiswa asal jalur undangan kurang unggul. Hanya saja UI memerlukan calon mahasiswa dengan nilai yang nyata. Cara yang paling adil, kata dia, adalah dengan jalur tertulis.
“Sulit untuk kita, banyak SMA itu yang menaikkan angka Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kalau KKM di rapor 85 ya susah kita menerimanya, yang benar-benar real nilainya yang bisa kita pertandingkan. Jadi akhirnya lebih fair kita buka jalur tertulis,” tukasnya.
Meski begitu, Anis tetap bijak mempertahankan peluang jalur undangan meski kesempatannya lebih kecil. Perlahan, Anis akan semakin memperkecil peluang tersebut tahun depan.
“Walaupun itu tidak kita lepas, kita perhatikan yang undangan. Idealnya malah menurut saya 20 persen. Tahun depan 20 persen (kuota jalur undangan). (cr1/JPG)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
