
KERACUNAN MAKANAN: Siswa SMK Negeri Binaan Provinsi Sumut terbaring lemah di RSU Sufina Aziz Jalan Karya Baru Medan.
JawaPos.com - Sekira 100 orang siswa SMK Binaan Prov Sumatera Utara (Sumut) yang berada di Jalan Karya Dalam, Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan keracunan makanan.
Diduga akibat makam malam yang dikonsumsi di asrama. Akibat kejadian itu para siswa itu dilarikan ke tiga ruma sakit pada Rabu (8/2). Informasi dihimpun Sumut Pos (Jawa Pos Group), tiga rumah sakit yang menangani para siswa tersebut yakni di RS Sufina Aziz, RS Imelda dan RS Putri Hijau.
Fajri Ardiansyah (18) siswa kelas 3 jurusan otomotif, salah satu korban yang ditemui di RS Sufina Azis mengaku, selesai Magrib seperti biasanya para siswa di asrama sekolah berkumpul untuk makan malam.
Saat itu, mereka disajikan menu berupa nasi, ayam semur, serta tempe. "Waktu makan gak ada terasa yang beda. Rasa seperti basi pun juga tidak ada, " ujarnya.
Pada pukul 22.00 WIB, sejumlah siswa mulai mengeluhkan sakit perut, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Bahkan, jumlah siswa terus bertambah, hingga pagi hari pukul 07.00 WIB, satu persatu dibawa ke rumah sakit. "Semua siswa rata-rata makan. Sebelumnya belum pernah terjadi keracunan gini," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Medan Barat, Kompol Viktor Ziliwu yang ditemui di RS Sufina Azis mengaku, masih mengumpulkan informasi terkait keracunan siswa ini. Meskipun belum memiliki angka yang pasti, namun jumlah siswa yang di duga keracunan mencapai lebih dari seratus orang.
Dia menerangkan, dari Dinas Kesehatan Kota Medan datang ke rumah sakit untuk memintai keterangan siswa dan mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa ini keracunan makanan. “Petugas dari Dinkes Medan datang untuk memantau kondisi anak-anak itu. Mereka juga mau mengambil sampel untuk melakukan uji lab soal zat apa yang terkandung di makanan anak-anak tersebut sehingga mereka mengalami keracunan,” sebutnya.
Sejauh ini Viktor belum dapat memastikan pihak mana yang bertanggung jawab atas insiden keracunan tersebut. “Tim kita masih terus mendata berapa saja jumlah anak yang keracunan. Karena sejak siang hingga sore siswa yang merasakan mual dan muntah dari sekolah itu terus bertambah. Jadi kami masih belum mengarah ke siapa. Tapi sudah kita mintai keterangan pihak sekolah,” cerita Victor. (mag-1/ila/iil/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
