Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2017 | 15.00 WIB

Alumnus Paraguay Ikut Seleksi Persebaya

BARU: Pemain seleksi anyar Persebaya Andri Muliadi (tengah). - Image

BARU: Pemain seleksi anyar Persebaya Andri Muliadi (tengah).


JawaPos.com- Persebaya terus melakukan seleksi pemain untuk menghadapi kompetisi Liga 2 (Divisi Utama) yang, rencananya, diputar April mendatang. Yang terbaru tim berjuluk Green Force itu memanggil satu pemain lagi asal Aceh untuk diseleksi. Dia adalah Andri Muliadi yang berposisi di bek tengah.



Andri merupakan pemain yang pernah tiga tahun berlatih di Paraguay (1998–2011). Saat itu dia lolos seleksi tim Aceh U-15 dan dikirim ke negara yang timnya memiliki suporter fenomenal, Larissa Riquelme. Fenomenal karena pada Piala Dunia 2010 Larissa pernah terjepret kamera wartawan menyelipkan telepon seluler di belahan dada.



Pemain 24 tahun itu sempat bermain di klub Divisi III Paraguay, 12 de Octubre. Terakhir Andri bermain di Persiraja Banda Aceh selama empat tahun. ’’Dia punya kemampuan yang dbutuhkan tim saat ini,’’ ujar Noor Arief, staf pelatih Persebaya, saat menjemput Andri di Bandara Juanda Rabu malam (8/2).



Andri tiba di Bandara Juanda Rabu malam setelah menempuh perjalanan tujuh jam dari Banda Aceh. Dia dijemput Noor Arief dan asisten pelatih Lulut Kistono. Pagi ini (9/2) Andri bergabung dengan para pemain lain untuk belatih di lapangan Kodam V/Brawijaya.



Menurut Arief, Andri sudah dipantau cukup lama. Keahlian Andri menghalau bola atas dan membaca permainan yang baik membuat pelatih kepala Persebaya Iwan Setiawan tertarik untuk mencobanya. ’’Kami seleksi dulu. Cocok atau tidaknya lihat hasil seleksi nanti,’’ lanjut pria asli Jogjakarta itu.



Kedatangan Andri membuat perebutan posisi inti di lini belakang Persebaya kian panas. Sebelumnya, ada tiga pemain yang memperebutkan posisi tersebut. Mereka adalah M. Syaifudin, Rachmat Irianto, dan Jalaludin. Ketiganya juga berusia di bawah 25 tahun, sama dengan Andri.



Tim pelatih, kata Arief, memang sengaja mendatangkan anak-anak muda untuk mengisi lini belakang. Selain punya daya tempur tinggi, pemain berusia muda masih bisa diasah untuk menjadi pesepak bola andal pada masa depan. ’’Coach Iwan memang suka begitu. Merekrut pemain muda dari daerah-daerah. Tentu saja dengan bakat yang istimewa,’’ terangnya.



Andri menyatakan senang dipanggil untuk ikut seleksi di Persebaya. Sejarah tim dan besarnya dukungan suporter membuat dia bersemangat bisa bergabung dengan klub kebanggaan arek-arek Suroboyo itu. ’’Siapa yang tidak mau gabung dengan tim sebesar ini (Persebaya, Red)? Persebaya adalah salah satu tim idola saya,’’ ucap pemain kelahiran 26 Februari 1993 itu.



Bungsu di antara tiga bersaudara itu sudah tidak sabar menunjukkan bakatnya di hadapan pelatih. Walau baru datang setelah menempuh perjalanan panjang, Andri merasa fisiknya masih prima untuk ikut berlatih pagi hari ini (9/2). ’’Siap tempur pokoknya,’’ katanya. (rid/c4/tom)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore