
Erupsi Gunung Sinabung
JawaPos.com - Sejak sepekan terakhir, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) menunjukkan aktivitas yang meningkat. Akibatnya, Gunung Sinabung mengalami erupsi dan mengeluarkan awan panas.
Sepanjang Rabu (8/2), Sinabung mengalami erupsi antara 3 sampai 4 kali diikuti awan panas. Jarak luncur abunya mencapai 3.000-3.500 meter. Alhasil, puluhan desa yang berada di wilayah timur Kabupaten Karo, termasuk Kota Berastagi dan Kabanjahe dihujani abu vulkanik sedang.
Petugas Pemantau Gunung Api Sinabung (PPGA) Deri Al Hidayat, hingga Rabu (8/2) sore sekira pukul 16.00 WIB, Sinabung mengalami erupsi 4 kali dengan tinggi kolom rata-rata 3.000 meter dengan gempa lokal sedang selama 50 sampai 350 detik.
Erupsi pertama terjadi sekira pukul 07.00 WIB dengan tinggi kolom abu 3.000 meter diikuti gempa 173 detik menuju timur. Erupsi kedua terjadi pada pukul 09.30 WIB dengan tinggi kolom abu 3.000-3.200 meter dan gempa selama 173 detik menuju timur.
Lima menit berselang, tepatnya pukul 09.35 WIB, erupsi kembali terjadi dengan luncuran abu setinggi 3.000-3.500 meter diikuti gempa sepanjang 320 detik menuju timur. Terakhir, Sinabung kembali erupsi sekira pukul 11.48 WIB dengan ketinggian mencapai 3.200-3.500 meter dengan kegempaan selama 320 detik menuju barat dan timur.
Hasil pemantauan, meski cuaca cerah namun kawah gunung tak teramati karena tertutup kabut tebal. "Bagaimana aktivitas Sinabung ini ke depan tak bisa kita prediksi. Hanya saja sampai hari ini statusnya masih awas level satu," ujar Deri dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Kamis (9/2).
Erupsi Sinabung yang terjadi menyebabkan Kota Kabanjahe dan Berastagi dihujani abu vulkanik. Meski tak setebal erupasi sebelumnya, namun abu sempat mengganggu pemandangan para pengendara, khususnya sepeda motor.
Abu yang mirip salju itu mengguyur rumah-rumah dan kendaraan warga. Atap-atap rumah dan mobil warga berubah putih. Meski abu mengguyur, tapi warga dan pengendara khususnya sepeda motor tak ada yang mengenakan masker. Meski mengganggu pernafasan dan menyebabkan wajah panas, tapi warga mengaku sudah biasa. (deo/adz/iil/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
