
PM AUSTRALIA: Malcolm Turnbull.
JawaPos.com - Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull tiba-tiba iri pada Ahmed Fahour. Penyebabnya klasik. Gaji. Fahour yang menjabat pemimpin eksekutif Kantor Pos Australia itu punya pendapatan fantastis tahun lalu. Kabarnya mencapai sekitar sebelas kali lipat gaji Turnbull sebagai kepala pemerintahan Australia.
’’Remunerasi itu terlalu tinggi,’’ kata pemimpin 62 tahun tersebut sebagaimana dilansir Sydney Morning Herald kemarin (8/2). Dia lantas meminta para pejabat terkait untuk mengevaluasi kembali gaji Fahour. Tahun lalu pria keturunan Lebanon itu mendapatkan remunerasi AUD 5,6 juta atau setara Rp 56,9 miliar. Padahal, gaji Turnbull pada 2016 hanya mencapai AUD 507.338 (sekitar Rp 5,1 miliar).
Senada dengan Turnbull, para legislator Australia ikut memprotes gaji Fahour. Mereka mendesak Kantor Pos Australia untuk meninjau ulang gaji pemimpinnya. ’’Saya sadar bahwa (kantor pos) adalah perusahaan besar. Saya juga paham perusahaan ini berhasil mengatasi kesulitannya sendiri. Tapi, tetap saja, sebagai pebisnis yang puluhan tahun menggeluti dunia tersebut, gaji itu terlalu besar,’’ papar Turnbull.
Namun, Kantor Pos Australia punya jawaban sendiri. ’’Ini adalah bisnis yang persaingannya sangat ketat. Maka, tidak ada salahnya jika kami juga memberikan gaji yang kompetitif kepada para petinggi kami,’’ jelas John Stanhope, chairman Kantor Pos Australia. Selain Fahour, beberapa petinggi kantor pos yang lain turut mendapat gaji yang nominalnya fantastis.
Jika pendapatan Fahour yang membuat Turnbull berang itu sudah termasuk bonus dan tabungan pensiun, tidak demikian dengan lima eksekutif kantor pos yang lain. Dalam dokumen yang lantas beredar luas di media tertulis bahwa lima eksekutif kantor pos mendapatkan gaji USD 1,3 juta–USD 1,8 juta atau setara Rp 13,2 miliar–Rp 18,3 miliar. Belum bonus dan tabungan pensiunnya.
’’Kantor Pos Australia adalah badan independen yang berhak mengambil keputusan-keputusan komersial tanpa campur tangan pemerintah. Maka, tidak ada yang salah dengan besaran gaji pemimpin kami,’’ tegas Stanhope. Dia yakin remunerasi Fahour sudah sesuai dengan kinerjanya. Apalagi, bos Kantor Pos Australia itu juga ikut susah payah membuat kantor pos bangkit dengan menggunakan dana dari kantong pribadinya. (BBC/sydneymorningherald/hep/c15/any/tia)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
