
Ilustrasi
JawaPos.com - Bareskrim Mabes Polri dan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan (BKIPM) Mataram, Nusa Tenggara Barat berhasil menggagalkan penyelundupan bibit lobster (benur) dengan tujuan Singapura.
Benur ini hendak diselundupkan melalui Bandara Internasional Lombok (BIL). Petugas menangkap tiga orang pelaku masing-masing berinisial RD 33 tahun, JK 35 tahun dan HD 31 tahun.
Dari informasi yang dihimpun Radar Lombok (Jawa Pos Group), penyelundupan ini digagalkan pada hari Senin (6/2) sekitar pukul 16.30 Wita. Lobster tersebut disimpan dalam tiga buah koper kemudian disimpan dalam 34 bungkus kantong plastik dengan jumlah keseluruhan sekitar 19.594 bibit.
Modusnya, lobster tersebut disimpan dalam sebuah plastik yang sudah diberikan spon. Kemudian plastik tersebut ditempatkan di dalam celana dan pakaian di ketiga koper pelaku. Informasinya, benih lobster jenis mutiara ini nantinya akan dijual seharga Rp 150 ribu per ekornya. Sehingga nilai ekonomis dari 19.594 bibit lobster yang akan di selundupkan ini adalah sekitar Rp 2,9 miliar.
Penangkapan tiga pelaku ini hasil pengembangan oleh Bareskrim terhadap pelaku penyelundupan bibit lobster yang berada di Bali. Ketiga pelaku disebut-sebut Warga Negara Indonesia (WNI) dan berasal dari luar NTB.
Untuk proses pemeriksaan lanjutan, ketiganya dilakukan upaya pendalaman oleh petugas. Ketiga pelaku sudah dibawa ke Bareskrim Mabes Polri untuk diproses lebih lanjut.
Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda NTB AKBP I Komang Sudana membenarkan penangkapan ketiga orang ini dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri. Namun, dengan alasan masih pengembangan, ia menolak untuk memberikan keterangan lebih jauh.
"Yang menangkap dari Bareskrim. Lebih jauhnya belum bisa disampaikan karena masih pengembangan,’ ’ ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKIPM Kelas II Mataram Muhlin saat dikonformasi oleh media belum bersedia memberikan keterangan. Petugas keamanan setempat hanya meminta media untuk menunggu saat Muhllin akan dimintai konfirmasinya. Setelah ditunggu kurang lebih dua jam, dia tidak juga keluar memberikan konfirmasinya.(gal/nas/JPG)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
