
Ilustrasi
JawaPos.com - Polisi belum bisa mengungkap kasus penyerangan terhadap markas sekaligus kediaman dari Sekretaris DPW Front Pembela Islam Jakarta Barat, Wawan Gunawan. Pelaku yang jumlahnya lebih dari satu orang itu terus diburu.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Roycke H Langie menerangkan bahwa mereka telah memeriksa sejumlah saksi. Bahkan dia sendiri yang memeriksa lokasi pelemparan bom molotov itu.
Untuk pelaku, lanjut perwira menengah ini, akan terus dilakukan perburuan. "Dari hasil penyelidikan sementara kami belum tahu. Masih kami dalami pelakunya," ucap Roycke, Rabu (8/2).
Lanjut dia menuturkan, hingga sekarang anak buahnya telah memeriksa sejumlah saksi. Barang bukti seperti serpihan bom molotov rakitan juga telah diamankan mereka.
Bahkan guna mempermudah penyelidikan lanjutnya, rekaman kamera pengintai juga diperiksa. "Beberapa saksi sudah kami ambil keterangannya dan rekaman CCTV masih kami cari," sambung dia.
Sebelumnya, bom molotov dilemparkan ke kediaman Sekretaris DPW Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Barat Wawan Gunawan di kawasan Meruya, Jakarta Barat. Kejadian ini berlangsung pada pukul 03.00 WIB, Rabu (8/2) tadi. (elf/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
