Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2017 | 01.16 WIB

Galakkan Tradisi Mengaji di Kampus, Menristekdikti: Ini Bentuk Revolusi Mental

Menrisrtekdikti M Nasir. - Image

Menrisrtekdikti M Nasir.

JawaPos.com - Upaya revolusi mental harus dijalankan di seluruh sektor. Termasuk juga di ranah pendidikan. Metode yang dilakukan pun banyak cara.


Salah satunya menggalakkan tradisi mengaji di kampus bagi mahasiswa muslim. Menurut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Dikti (Menristekdikti) M Nasir membaca Alquran adalah salah satu bentuk pelaksanaan revolusi mental di sektor pendidikan tinggi.


Dituturkannya, mengaji Alquran secara totalitas dapat mencegah sifat-sifat tamak dan menahan diri dari mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.


Sementara Revolusi Mental, menjadi gerakan yang berupaya menjadikan masyarakat lebih saleh, yaitu melakukan sesuatu yang benar dengan proses dan cara yang benar. "Mengaji adalah bentuk revolusi mental dan harus segera digalakkan di seluruh Nusantara,” kata Nasir saat di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), di Jakarta, Rabu (8/2).


Di tempat yang sama, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji  Jazilul Fawaid mengatakan, kegiatan khataman Alquran yang terselenggara berkat kerjasama UNJ dan Nusantara Mengaji ini, merupakan upaya membangun tradisi mengaji Alquran di lingkungan kampus. “Sekaligus doa agar memberi keberkahan pada gedung baru di Kampus UNJ,” kata Jazilul.


Dia menambahkan, membaca Alquran merupakan kegiatan spiritual yang bisa memperkuat dan memperkokoh mental pembacanya. Membaca Alquran dg mengerti atau tidak mengerti artinya tetap memberi pahala dan keberkahan. (iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore