Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Februari 2017 | 01.15 WIB

JK: Tak Perlu Aksi Jelang Pilkada

Jusuf Kalla - Image

Jusuf Kalla

JawaPos.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai tidak perlu digelar aksi demonstrasi pada 11 Februari 2017. Apalagi, situasinya menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 15 Februari 2017.

"Saya kira tidak perlu (aksi massa) jelang pilkada," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2). Untuk itu, JK meminta masyarakat bisa menahan diri agar suasana tetap kondusif. "Masyarakat tahan diri untuk tidak memperburuk suasana. Toh semuanya dalam proses hukum. Nanti kacau lagi proses hukum," sebutnya.

Sebagaimana diketahui, 99 organisasi kemasyarakatan berencana menggelar aksi jalan sehat yang dikemas dalam bentuk pawai pada 11 Februari 2017. Pada aksi tersebut, massa akan melakukan longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Monumen Nasional (Monas).

Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif sebelumnya mengatakan bahwa aksi 112 nanti juga mengusung pesan agar umat Islam tidak memilih pemimpin kepala daerah yang beragama non muslim. Sebab menurutnya, hal itu telah dijelaskan dalam Alquran.

Kemarin, Polda Metro Jaya melarang massa melakukan aksi tersebut. Larangan ini dikeluarkan setelah Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Panwaslu, KPU DKI Jakarta, dan TNI.

Aksi 112 dilarang karena waktunya berdekatan dengan hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta pada 15 Februari mendatang. Kegiatan penyampaian pendapat di muka umum menjelang masa tenang itu juga berpotensi mengganggu ketertiban. (dna/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore