
Mukhamad Misbakhun
JawaPos.com - Ucapan Presiden RI ke-enam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat komentar beragam. Salah satunya dari Politikus Partai Golkar M Misbakhun. Dia mengomentari panjang ciutan SBY yang mempersoalkan kinerja aparat negara, melalui Twitter.
Tapi, Misbakhun juga mendoakan SBY. Mengawali ciutannya di akun @MMisbakhun di Twitter, Selasa (7/2) malam, dia berdoa: "Ya Allah. Berikan kesabaran dan kelapangan hati untuk Bapak @SBYudhoyono dalam menjalani masa purna bhakti sebagai Presiden RI ke-6,” tulis Misbakhun.
Dia mengaku terharu ketika SBY berbicara soal penegakan hukum dan cara aparaturnya bekerja. Hanya saja, anggota DPR yang dikenal mendukung Presiden Joko Widodo, itu menyayangkan SBY yang baru mempersoalkan itu setelah lengser.
“Kenapa Bapak @SBYudhoyono baru sekarang membicarakan cara kerja aparat penegak hukum dalam menegakkan hukum saat sudah purna bhakti?” lanjutnya.
Selama ini, tulis Misbakhun, dia memandang SBY sebagai sosok yang arif dan bijaksana ketika dengan legowo lengser. Namun, legislator asal Pasuruan, Jawa Timur, itu justru mengkritik SBY yang akhir-akhir ini terlalu sering mengeluh di Twitter.
“Ya Allah Yang Maha Mengetahui Watak Manusia... Sungguh kami jadi tahu siapa Bapak @SBYudhoyono ketika sudah purna bhakti dari kekuasaan,” sindir Misbakhun. “Bapak @SBYudhoyono baru 2 tahunan menjalani masa purna bhakti. Kami masih ingat betul cara Bapak berkuasa saat jadi presiden RI ke-6,” sambungnya.
Dia lantas mengulas pengalamannya ketika tiba-tiba disidik aparat penegak hukum pada 2010. Saat itu, dia salah satu tokoh inisiator pengungkapan skandal bailout Bank Century. Kasus dugaan pemalsuan letter of credit (LC) Bank Century, mengantar Misbakhun, yang saat itu masih menjadi anggota DPR, ke penjara.
Selanjutnya, Mahkamah Agung di tingkat peninjauan kembali (PK) membebaskan mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dari segala dakwaan dan memerintahkan rehabilitasi nama baik dan kedudukannya. Dia pun kembali menyindir SBY.
“Bapak @SBYudhoyono saya ingat cara aparat penegak hukum menegakkan hukum saat Bapak berkuasa. Ibu dan keluarga saya juga 8umasih ingat,” sindirnya.
Nah, Misbakhun pun mendoakan SBY yang akhir-akhir ini merasa diperlakukan tidak adil untuk memperoleh keadilan. “Ya Allah Yang Maha Adil. Apakah saat ini adalah masa datangnya keadilan untuk Bapak @SBYudhoyono? Ketika saat tidak berkuasa lagi?” sambungnya.
Menurut Misbakhun, mestinya SBY juga berbicara tentang orang-orang yang dipenjarakan di era SBY. Hanya saja, SBY justru seolah berbicara mengenai keadilan untuk dirinya sendiri.
“Semoga Bapak @SBYudhoyono juga membicarakan keadilan bagi orang-orang yang saat ini masih di penjara saat beliau berkuasa dulu,” lanjut Misbakhun.
Menurut Misbakhun, berbicara keadilan untuk SBY memang hal penting. Namun, katanya, pemimpin besar adalah yang membicarakan nasib rakyatnya. Misbakhun lalu menutup ciutannya dengan doa. “Ya Allah. Kirimkan malaikat pembawa kebijaksanaan untuk Bapak @SBYudhoyono karena membicarakan nasib rakyatnya. Bukan nasibnya sendiri,” tulisnya. (yuz/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
