
BURU BANDIT JALANAN: Kasatreskrim AKBP Shinto Silitonga Selasa (7/2) memimpin briefing kepada tim antibandit.
JawaPos – Pembentukan tim antibandit yang dilakukan Satreskrim Polrestabes Surabaya tidak sembarangan. Ada strategi yang disiapkan agar operasi bisa berjalan maksimal. Termasuk menyekat dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan 3C.
Anggota tim antibandit merupakan kombinasi personel muda dan tua. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga menyatakan, kombinasi generasi muda dan tua itu memang baru diterapkan kali ini. Tujuannya, strategi dan informasi para pelaku terus terpantau.
’’Kalau yang personel tua kan bisa saja kenalnya sama pelaku-pelaku lama. Nah, yang baru-baru ini pasti mengerti pola baru yang dilakukan penjahat-penjahat anyar,’’ jelas Shinto. Alasan lainnya, kombinasi tersebut bisa memperkaya pengalaman tiap-tiap personel. Yang muda bisa belajar dari pengalaman personel yang lebih tua. Begitu juga sebaliknya.
Di sisi lain, tim antibandit itu bersifat permanen. Artinya, tim akan terus ada khusus untuk memburu para pelaku 3C. ’’Angka kejahatan jalanan 32,9 persen harus turun. Targetnya di bawah 30 persen agar pelaku-pelaku ini tidak lagi bebas beraksi di Surabaya,’’ tegas Shinto.
Tim antibandit merupakan gabungan empat unit di Satreskrim Polrestabes Surabaya. Yakni, unit jatanras, resmob, tipiter, dan pidek. Nah, setiap tim antibandit terdiri atas satu perwira dan tiga personel. ’’Nanti, secara operasional, kami dibantu reskrim polsek jajaran. Jadi, tidak bekerja sendirian,’’ katanya.
Polisi asal Medan itu menuturkan, personel satreskrim yang tergabung di tim antibandit akan memiliki kewenangan bekerja lebih banyak untuk menumpas penjahat jalanan. Perbandingannya 80:20. ’’Jadi, 80 persen tugas mereka adalah berfokus di tim antibandit. Sebab, atensi kami saat ini memang kasus 3C,’’ ungkapnya.
Shinto berharap program tim antibandit bisa berjalan dengan baik. ’’Kami sangat yakin bisa berjalan dengan baik. Masyarakat juga mendukung berjalannya tim ini,’’ ujarnya. (rid/c23/fal/sep/JPG)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
