Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 23.36 WIB

Tim Antibandit Satreskim Kombinasi Personel Muda dan Tua

BURU BANDIT JALANAN: Kasatreskrim AKBP Shinto Silitonga Selasa (7/2) memimpin briefing kepada tim antibandit. - Image

BURU BANDIT JALANAN: Kasatreskrim AKBP Shinto Silitonga Selasa (7/2) memimpin briefing kepada tim antibandit.

JawaPos – Pembentukan tim antibandit yang dilakukan Satreskrim Polrestabes Surabaya tidak sembarangan. Ada strategi yang disiapkan agar operasi bisa berjalan maksimal. Termasuk menyekat dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan 3C.


Anggota tim antibandit merupakan kombinasi personel muda dan tua. Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga menyatakan, kombinasi generasi muda dan tua itu memang baru diterapkan kali ini. Tujuannya, strategi dan informasi para pelaku terus terpantau.


’’Kalau yang personel tua kan bisa saja kenalnya sama pelaku-pelaku lama. Nah, yang baru-baru ini pasti mengerti pola baru yang dilakukan penjahat-penjahat anyar,’’ jelas Shinto. Alasan lainnya, kombinasi tersebut bisa memperkaya pengalaman tiap-tiap personel. Yang muda bisa belajar dari pengalaman personel yang lebih tua. Begitu juga sebaliknya.


Di sisi lain, tim antibandit itu bersifat permanen. Artinya, tim akan terus ada khusus untuk memburu para pelaku 3C. ’’Angka kejahatan jalanan 32,9 persen harus turun. Targetnya di bawah 30 persen agar pelaku-pelaku ini tidak lagi bebas beraksi di Surabaya,’’ tegas Shinto.


Tim antibandit merupakan gabungan empat unit di Satreskrim Polrestabes Surabaya. Yakni, unit jatanras, resmob, tipiter, dan pidek. Nah, setiap tim antibandit terdiri atas satu perwira dan tiga personel. ’’Nanti, secara operasional, kami dibantu reskrim polsek jajaran. Jadi, tidak bekerja sendirian,’’ katanya.


Polisi asal Medan itu menuturkan, personel satreskrim yang tergabung di tim antibandit akan memiliki kewenangan bekerja lebih banyak untuk menumpas penjahat jalanan. Perbandingannya 80:20. ’’Jadi, 80 persen tugas mereka adalah berfokus di tim antibandit. Sebab, atensi kami saat ini memang kasus 3C,’’ ungkapnya.



Shinto berharap program tim antibandit bisa berjalan dengan baik. ’’Kami sangat yakin bisa berjalan dengan baik. Masyarakat juga mendukung berjalannya tim ini,’’ ujarnya. (rid/c23/fal/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore