
MENGUJI AMUNISI: Greg Nwokolo dalam sesi latihan bersama Madura United. Dia bakal menjadi tumpuan lini depan Madura United.
JawaPos.com- Tak salah jika Madura United memilih Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan sebagai markas baru mereka. Stadion tersebut juga menjadi venue grup E Piala Presiden 2017. Selain suasana baru, Laskar Sape Kerrap –julukan Madura United– terlihat lebih berwibawa saat tampil di sana. Terbukti, Fabriano Beltrame dkk tak pernah kalah setiap bermain di Pamelingan.
Nah, wibawa Madura United di Pamelingan bakal dipertaruhkan Rabu malam (8/2). Mereka harus menghadapi Semen Padang pada laga perdana grup E. Semen Padang jelas bukan lawan yang mudah. Itu jika menilik catatan pertemuan kedua tim. Dalam tiga kali duel, Semen Padang sudah dua kali mengalahkan Madura United. Bahkan, dalam uji coba di Stadion Gelora Bangkalan pada 7 April tahun lalu, Madura United dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas.
Gomes de Olivera menganggap kekalahan telak itu hanyalah cerita masa lalu. Arsitek Madura United tersebut optimistis kali ini tim asuhannya lebih percaya diri. Apalagi, timnya sudah ditopang sejumlah amunisi baru seperti Luiz Carlos Junior, Greg Nwokolo, hingga Fachrudin Aryanto.
Kehadiran mereka memaksa Gomes menerapkan taktik baru. Formasi 4-3-3 yang selama ini dia terapkan bakal berganti menjadi 3-4-1-2 atau 3-4-3. Formasi itu sekaligus dipakai untuk menyiasati regulasi di mana setiap tim wajib menurunkan penggawa U-23 sebagai starter. Minimal selama 45 menit pertama.
’’Kehadiran Fachrudin membuat kans kami untuk memainkan skema tiga bek menjadi terbuka. Pemain baru yang lain juga mulai beradaptasi dengan atmosfer tim ini,’’ kata Gomes.
Adaptasi pemain baru juga tak menjadi kendala. Buktinya, Greg langsung menyumbang dua gol dalam dua laga uji coba. Masing-masing melawan Persela Lamongan (2/2) dan Persatu Tuban (5/2).
Ancaman itu disadari betul oleh Semen Padang. Meski begitu, Kabau Sirah –julukan Semen Padang– juga sudah berbenah. Mereka telah mendatangkan beberapa pemain. Salah satunya eks penyerang PS TNI Tambun Naibaho. Tambun diplot menggantikan M. Nur Iskandar yang memilih menyeberang ke Sriwijaya FC. Kehilangan Iskandar ditengarai memengaruhi ketajaman Semen Padang. Sebab, dia adalah pemegang assist terbanyak ISC dengan 10 kali.
’’Saat ini, kami juga masih mencari komposisi yang pas bagi Semen Padang. Termasuk tiga pemain U-23 yang nanti menjadi starter,’’ kata asisten pelatih Delvi Adri kepada Padang Ekspres (Jawa Pos Grup).
Tuan rumah juga harus waspada. Sebab, dua pemain asing Semen Padang, Cassio Fransisco dan Marcel Sacramento, masih bertahan. Keduanya merupakan roh permainan Semen Padang. Bahkan, Marcel adalah top scorer tim dengan 21 gol. (io/JPG/c17/bas)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
