Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 21.20 WIB

Mengunjungi Kampung Pare, Desa Jiken, Tulangan, Sidoarjo

KEBUN WARGA: Dari kiri, istri Kepala Desa Jiken, Tulangan, Siti Koimah, Sutomo, dan Robiatul Adawiyah saat melihat tanaman pare milik warga RT 2, RW 1. - Image

KEBUN WARGA: Dari kiri, istri Kepala Desa Jiken, Tulangan, Siti Koimah, Sutomo, dan Robiatul Adawiyah saat melihat tanaman pare milik warga RT 2, RW 1.

Kampung Pare identik dengan RT 2, RW 1, Desa Jiken, Tulangan, Sidoarjo. Tanaman yang mendominasi di kawasan tersebut memang pare. Tapi, pare juga kependekan dari permukiman asri, rindang, dan elok.



KETIKA mengunjungi Kampung Pare, suasana lingkungan yang sejuk nan rimbun langsung menyapa. Susunan bambu ditata berjajar ke atas sebagai media beragam jenis tanaman. Rangkaian itu tersebar di seluruh rumah sepanjang Kampung Pare. ”Total, ada 42 KK (kepala keluarga, Red),” terang Kepala Desa Jiken Sutomo.


Uniknya, seluruh tanaman itu berada dalam pot-pot limbah. Misalnya bekas kemasan minyak goreng dan botol plastik. Setelah menggelar rapat rutin kemarin (7/2), Sutomo mengajak Jawa Pos berkeliling Kampung Pare dan merasakan berbagai jajanan yang dihasilkan dari kebun warga. Ornamen sepanjang ruas jalan utama lingkungan Kampung Pare sangat berbeda bila dibandingkan dengan wilayah lain di desa tersebut. Setiap rumah pasti memiliki tempat sampah basah dan kering, beragam tanaman hias, serta tanaman sayuran. Tanaman-tanaman itu tumbuh dengan subur, memenuhi pekarangan warga. ”Salah satu yang pasti dipunyai ya kebun pare,” kata Robiatul Adawiyah, salah seorang kader lingkungan di Kampung Pare.


Tak sulit menemukan pare menggantung di kebun rambat warga. Bahkan, warga dari RT lain meminta bibit untuk ditanam di kawasannya. Meski demikian, tidak berarti tanaman lain tidak ada.


Robiatul atau yang lebih akrab disapa Atul lantas mengeluarkan sebuah buku. Buku itu berisi hasil inventarisasi jenis dan jumlah tanaman di seluruh Kampung Pare. ”Totalnya 3.280 tanaman. Jenisnya sekitar seratus lebih,” ujarnya.


Perempuan 42 tahun itu memperlihatkan susunan buku inventaris yang tak ubahnya kamus. Ada perbagian yang ditandai dengan huruf. Misalnya, sekelompok tanaman dengan nama yang diawali huruf A masuk kolom tertentu dan dilengkapi keterangan khasiat. ”Pare sendiri bisa menurunkan hipertensi. Terus, ini juga ada apel india,” tutur Atul.


Selain itu, keberadaan sarana pengolahan sampah membuat Kampung Pare senantiasa bersih. Semangat itu diperlihatkan langsung di gapura kampung tersebut dengan kalimat, ”Selamat datang di kawasan zero waste.” Menurut Atul, setiap ibu rumah tangga pasti punya keranjang takakura sebagai komposter skala rumah tangga. Jadi, sampah masakan langsung diolah. Kampung Pare juga sudah memiliki rumah kompos dan bank sampah sendiri. ”Namanya Sehat Jaya,” ujar Sutomo.


Pria yang pernah memenangi kontes memasak sekecamatan itu mengaku sering mengolah sendiri kompos di rumah. Sampah dimasukkan ke tempat sampah yang sesuai dengan kegunaan. Hijau untuk sampah organik dan kuning buat sampah plastik. Setelah itu, sampah diolah dalam komposter. Yang menarik, Desa Jiken tak hanya memakai komposter takakura ataupun komposter anaerob yang direkomendasikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo. ”Kami bikin sendiri inovasi dandang komposter,” ucap Atul.



Ibu dua anak itu menunjuk komposter yang terbuat dari dandang. Tepatnya dandang bakso yang bermodel silinder panjang. Alat memasak tersebut diberi tutup dobel agar proses fermentasi tetap maksimal. Dengan komposter berjenis anaerob itu, Atul dan seluruh warga di Kampung Pare dapat memupuk kebun dengan kompos cair hasil komposter dandang. (via/c11/dio/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore