
Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku jengkel karena kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, digeruduk oleh massa. Mereka konon sudah diprovokasi dan diagitasi di Kawasan Pramuka Cibubur.
Menurutnya, jambore adalah ajang kegiatan yang edukatif, sementara Pramuka Cibubur adalah kawasan netral politik. Sehingga sangat menyedihkan jika forum dan kawasan terhormat itu dikotori oleh tangan-tangan hitam yang melakukan propaganda untuk menghancurkan lawan-lawan politiknya.
"Para mahasiswa calon-calon pemimpin masa depan itu dicekoki dengan provokasi bahwa SBY adalah perusak negara dan karenanya harus ditangkap. Naudzubillah. Siapa yang merusak negara?," keluh SBY dalam Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2) malam.
Menurut SBY sulit dimengerti jika pihak-pihak kekuasaan tidak mengetahui unjuk rasa tersebut digerakan oleh tangan kotor yang diduga dari seoran politikus. Selain itu, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut juga merasa pesimis jika kasus unjuk rasa dan geruduk yang melanggar hukum tersebut, akan diusut dan dituntaskan oleh penegak hukum.
Karenanya, terhadap semua serangan dan fitnah itu, SBY mengajak para kader Partai Demokrat untuk tetap kuat, tegar dan sabar. Namun, kita harus berikhtiar dan berjuang untuk mengembalikan kehormatan dan harga diri partai.
"Memang tak selalu mudah untuk mendapatkan keadilan. Tetapi saya yakin cepat atau lambat kebenaran dan keadilan akan datang. Yang benar akan benar, yang salah akan salah," ungkapnya.
SBY juga meminta kepada para kader untuk tidak ikut-ikutan menyebarkan fitnah, apapun kesulitan dan permasalahan berat yang Partai Demokrat hadapi. Dia berharap fitnah dijawab dengan kebenaran. "Janganlah kita ikut-ikutan menjadi pengecut yang beraninya menyebarkan fitnah di belakang," tuturnya.
Menurut SBY, Indonesia akan menangis dan tidak akan menjadi negara yang maju dan beradab, jika diisi oleh kaum pengecut dan tidak kesatria. Generasi mendatang juga tidak akan menjadi generasi unggul dan berkepribadian mulia, jika dirusak para pembohong, dan mereka yang jiwanya penuh prasangka, dendam serta kebencian.
"Mari kita selamatkan masa depan negeri ini dari praktik-praktik buruk yang akhir-akhir ini hidup dengan suburnya. Insya Allah kita bisa," pungkasnya. (cr2/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
