Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 15.47 WIB

Cadangan Devisa Meningkat, Jumlahnya Sekarang Mencapai USD 116,9 miliar

Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia menurun pada akhir September 2025. Yakni sebesar USD 148,7 miliar. Lebih rendah dari posisi akhir Agustus 2025 sebanyak USD 150,7 miliar. - Image

Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia menurun pada akhir September 2025. Yakni sebesar USD 148,7 miliar. Lebih rendah dari posisi akhir Agustus 2025 sebanyak USD 150,7 miliar.

Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Januari 2017 tercatat sebesar USD 116,9 miliar atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan akhir Desember 2016 yang sebesar USD 116,4 miliar. Cadangan devisa terdorong peningkatan penerimaan pajak dan devisa ekspor migas bagian pemerintah. 

Serta, hasil lelang SBBI (surat berharga Bank Indonesia) valas yang melampaui kebutuhan devisa untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan SBBI valas jatuh tempo. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menyatakan, posisi cadangan devisa cukup untuk membiayai 8,7 bulan impor atau 8,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Cadangan devisa tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional, yakni sekitar 3 bulan impor. "Cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," ujarnya. 

Sementara itu, BI memperkirakan kinerja ekspor makin membaik pada tahun ini. Hal itu terdorong oleh kenaikan harga komoditas yang mulai berlangsung sepanjang 2016. (rin/c25/sof) 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore