
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya tetap konsisten untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tuntas. "Tidak ada niat sekecilpun, apalagi tindakan, untuk menjatuhkan pemerintahan di tengah jalan," ujar SBY dalam Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat di JCC, Jakarta, Selasa (8/2).
SBY juga memerintahkan semua pejabat eksekutif yang notabene kadernya, wajib mendukung penuh Presiden Jokowi. Partainya mendukung penuh setiap keputusan Presiden Jokowi dan kebijakan pemerintah yang tepat dan benar, serta pro rakyat.
"Namun Partai Demokrat akan mengkritisi dan mengoreksi keputusan Presiden dan kebijakan pemerintah yang keliru dan tidak tepat, serta bertentangan dengan kehendak rakyat," katanya.
Sementara itu, tutur SBY, Demokrat juga telah konsisten untuk tetap berada di luar pemerintahan, seraya menjalankan peran dan tugas penyeimbang.
"Karena Partai Demokrat memilih untuk menjaga kemerdekaan dan kemandiriannya, terlebih ketika tidak banyak yang mau dan berani bersuara, baik di parlemen maupun di arena publik,"pungkasnya.(cr2/JPG)

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
