
Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingat bahwa hukum harus menjadi panglima di negeri ini. Penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa intervensi politik maupun kekuasaan. SBY mengaku prihatin lantaran saat ini, rakyat sedang mengamati praktek penegakan hukum di Indonesia masih ada yang tebang pilih.
"Rakyat juga merasakan, bahkan mengetahui, ada pula intervensi dari pihak-pihak yang tidak berhak," ujar SBY dalam pidato politiknya di perhelatan Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat, JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2) malam.
Presiden keenam ini menambahkan di era keterbukaan dan transparansi sekarang ini cerita-cerita bahwa hukum di Indonesia mengalami tebang pilih bukan menjadi rahasia umum.
Menurutnya, masyarakat memang cenderung diam. Sebagian bahkan takut. Tetapi, lanjut dia, jangan salah, sesungguhnya mereka tahu. Cara pandang yang menganggap rakyat serba lemah dan pasti tidak tahu amat berbahaya."Sebab, manakala orang-orang yang lemah mulai bersatu, persatuan itu akan menjelma sebagai kekuatan. People power," katanya.
Dipaparkan SBY, sejumlah kasus besar yang menurut rakyat pasti diproses secara hukum tampaknya masih mengendap entah di mana.
Sementara, kasus-kasus yang jauh lebih tidak signifikan menjadi prioritas. "Betapa bersemangatnya penegak hukum menangani kasus yang menyebarkan kebencian atau tindakan tidak menyenangkan terhadap penguasa," beber dia.
"Namun sebaliknya, jika yang menjadi korban atau yang pencari keadilan bukan dari lingkar kekuasaan, jalannya tidak selalu mudah," pungkasnya.(cr2/JPG)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
