
Keberadaan peternakan babi di kawasan Dam Duriangkang membuat pelanggan air bersih di Batam jadi waspada tercemar.
JawaPos.com - Tercemarnya sumber air bersih masyarakat Batam di Dam Duriangkang akibat keberadaan peternakan babi, membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melakukan relokasi paksa.
Relokasi dengan pemusnahan tersebut tidak akan disertai dengan biaya ganti rugi, jika pada batas waktu ditentukan para peternak tidak memindahkan babi ke tempat yang jauh. "Kita berikan mereka waktu untuk menjual ternak mereka. Kalau tidak, kita akan gali lobang, kita bakar dan kita kubur," ujar Direktur Pengamanan BP Batam, Budi Santoso, seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group), Rabu (8/2).
Budi mengatakan pihaknya telah menyurati seluruh peternak dan masyarakat yang berada dalam kawasan Dam Duriangkang. Pihak Ditpam telah memberikan surat peringatan satu dan dua
Saat ini jumlah peternak babi di sekitaran Dam Duriangkang bertambah dari waktu ke waktu. "Sebelumnya kami survei 26, sekarang sudah menjadi 33 peternak," sambungnya.
Bila peternakan itu dibiarkan terus, dalam beberapa waktu ke depan jumlah ini akan terus meningkat. "Nanti mereka bawa saudaranya, atau kerabatnya. Makin banyak dan sangat menganggu. Hal ini sudah dirapatkan. Tunggu saja," ungkapnya.
Budi menegaskan, relokasi yang dilakukan pihaknya berdasarkan peraturan daerah Pemko Batam menyebutkan bahwa di Pulau Batam tak dibolehkan untuk peternakan babi. "Disarankan ternaknya dijual saja dalam waktu dekat," tuturnya.
Dia menyebutkan, akibat keberadaan peternakan babi ini beberapa pihak menyambangi Ditpam BP Batam. Salah satunya wakil ketua MUI Batam. "Mereka (MUI) datang. Mereka meragukan juga, apa sah mereka berwudhu dengan air dari kotoran babi," tuturnya.
Dia mengatakan dari sepengatahuannya, tak hanya kotoran babi saja yang mengalir ke Dam Duriangkang. Tapi ia mendapat kabar pemotongan babi juga dilakukan di sekitar peternakan. "Dibersihakan disana, darahnya dibuang disekitar itu, lalu juga isi perutnya," ucapnya. (ska/iil/JPG)

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
