
Ilustrasi
JawaPos.com - Kompetisi barista nasional akan segera digelar. Ajang ini dimaksudkan untuk menguji kepiawaian para barista dari wilayah Barat lewat ajang (Indonesia Coffee Event) ICE 2017 Western Championships.
Kompetisi ini akan berlangsung pada 9-12 Februari 2017 mendatang di Kuningan City Mall, Jakarta. Selama empat hari, ajang kompetisi ini akan menampilkan barista-barista dari wilayah Sumatera, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan.
Selain jadi panggungnya para barista, ICE 2017 Western Championships juga akan menghadirkan berbagai kedai kopi dan roastery ibu kota lewat bazaar ‘Coffee Village’. “Coffee Village di sini terinspirasi dari lifestyle ‘cafe-hopping’ orang Jakarta,” kata Ketua Pelaksana ICE 2017, Cindy Herlin Marta dalam keterangan tertulis, Selasa (7/2).
Menurut Cindy, saat ini semakin banyak kedai kopi (coffee shop) dan roastery bermunculan. Hal ini mendorong para barista lebih berinovasi. “Kita ingin bawa itu semua di satu tempat. Jadi pengunjung nggak perlu nyamperin ke kedai masing-masing,” tuturnya.
Coffee Village akan digelar pada 11-12 Februari 2017. Selama dua hari ini, kedai-kedai kopi dan roastery di Coffee Village akan siaga menyajikan 5000 cangkir kopi gratis bagi para pengunjung ICE 2017 Western Championships.
Sementara itu, rangkaian kompetisi barista ICE 2017 sendiri akan terdiri dari empat cabang lomba. Yakni Indonesia Barista Championship (IBC), Indonesia Brewers Cup (IBrC), Indonesia Latte Art Championship (ILAC), dan Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC). Masing-masing cabang menuntut keahlian yang berbeda-beda dari para pesertanya.
Cabang IBC akan menguji kepiawaian barista dalam menyajikan kopi dan melayani pelanggan layaknya di kedai kopi, IBrC akan menguji kemampuan seduh manual (manual brewing) para pesertanya, ILAC akan mengetes keahlian pesertanya untuk membuat secangkir latte art yang nikmat dan indah dipandang mata, sementara ICTC akan menguji lidah pesertanya dalam mencicip dan membedakan rasa kopi dari berbagai daerah.
“Rangkaian kompetisi ini berperan penting dalam meningkatkan industri kopi Tanah Air. Saat ini, Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia, serta satu-satunya negara yang seluruh daerahnya dapat ditumbuhi kopi,” jelasnya.
Tahun ini merupakan tahun pertama Barista Guild Indonesia (BGI) menjadi penyelenggara rangkaian acara Indonesia Coffee Events (ICE). Mengangkat tema “Best for The World”, BGI memiliki misi agar rangkaian kegiatan tahun ini dapat meningkatkan kualitas dan peringkat barista Indonesia di tingkat dunia.
Juara nasional ICE 2017 dari keempat cabang kompetisi akan diberangkatkan untuk bertanding ke ajang kejuaraan barista sedunia World Barista Championship (WBC) di Korea Selatan; World Brewers Cup (WBrC), World Latte Art Championship (WLAC) dan World Cup Taster Championship (WCTC) di Budapest, Hungaria. (cr1/JPG)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
