Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 04.21 WIB

Kementan-Gempita Gorontalo Garap Lahan Tidur 37 Ribu Hektar   

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) berikrar siap memberdayakan potensi pemuda dan mensejahterakan pemuda melalui program Kementerian Pertanian (Kementan) bangunkan lahan tidur. 


Ikrar tersebut berlangsung dalam acara Pengukuhan dan Workshop Gempita Gorontalo dengan tema “Pemanfaatan Lahan Tidur Dalam Rangka Mendorong Percepatan Pencapaian Swasembada Jagung Nasional”. Adapun lahan tidur yang akan digarap Gempita Gorontalo di tahun 2017 sebanyak 37.000 ha.


Turut hadir Staf Khusus/Sekretaris Menteri Pertanian, Sukriansyah S.Latief, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, Mulyadi Mario, dan perwakilan organisasi kemudaan dan kemahasiswaan se-Gorontalo.


Sekretaris Menteri Pertanian, Sukriansyah S.Latief mengatakan gerakan pemanfaatan lahan tidur oleh Kementan dengan melibatkan peran aktivis pemuda ini dimaksudkan guna sebagai sarana efektif untuk menarik minat pemuda terjun ke sektor pertanian. 


Termasuk menciptakan pemuda yang berwirausaha di sektor agribisnis. Terkait program ini, Kementan memberikan dukungan penuh berupa bantuan gratis benih jagung, pendampingan, dan jaminan pascapanen.


"Kemudian ada juga bantuan alat mesin pertanian modern seperti alat tanam, traktor, alat panen dan lainnya sesuai kebutuhan masing-masing daerah," jelas dia. 


Terkait lahan-lahan yang berstatus HGU, Uki menegaskan wajib harus dikelola untuk kepentingan penguatan ekonomi masyarakat di desa-desa. Ini penting sebagai sarana untuk memberdayakan pemuda dan meningkatkan ekonomi masyarakat di sekor pertanian.


"Sehingga kami harap, prestasi  Gorontalo sebagai lumbung Jagung bertambah signifikan di tahun 2017," tegasnya. 


Koordinator Wilayah Gempita Gorontalo, Dahlan Usman menuturkan pihaknya telah menyusun konsep atau petunjuk teknis terkait pengelolaan lahan tidur untuk ditanam jagung di lahan seluas 37.000 ha. Misalnya, satu pemuda dapat mengembangkan atau melakukan pendampingan budidaya jagung seluas 10 ha, maka hasil yang diperoleh sangat besar.


"Jika satu pemuda tanam jagung 10 Ha maka hasilnya mereka dapat biayai rencana-rencana masa depannya secara mandiri"  ungkap Sosok yang dijuluki sang Maestro Jagung itu.(mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore