
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono
JawaPos.com - Polda Metro Jaya telah menyatakan dengan tegas penolakan aksi 112 pada 11 Februari nanti. Selain bakal mengganggu jelang masa tenang Pilgub DKI Jakarta, juga tak ada alasan jelas dari pihak yang mengajukan yakni Forum Umat Islam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa pihak intelijen mereka menolak memberikan izin aksi itu. “Tentu pertimbangan intelijen seperti itu (mengganggu masa tenang), “ kata dia, Selasa (7/2).
Pihak yang mengajukan, kata Argo adalah FUI. Dalam surat pemberitahuannya, menurut Argo tak ada alasan jelas, hanya berupa longmarch dari Monas sampai Bundaran HI. “Dia kan akan longmarch dari Monas sampai HI. Suratnya cuma seperti itu isinya,” kata Argo ketika ditanyakan apa tujuan dari longmarch itu.
Mereka tak mempermasalahkan aksi salat subuh di hari pencoblosan yang juga menjadi agenda dari FUI. Tapi untuk aksi longmarch pada 11 Februari hal itu dilarang kata Argo. (elf/JPG)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
