Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2017 | 03.05 WIB

Koin-Koin Pembentuk Wajah, Bisa Jadi Penghias Rumah

MEMBURU DETAIL: David Sutjahjono saat menggambar sketsa wajah Intan Innova menggunakan uang-uang koin pada Senin (6/2) di Royal Plaza, Surabaya. - Image

MEMBURU DETAIL: David Sutjahjono saat menggambar sketsa wajah Intan Innova menggunakan uang-uang koin pada Senin (6/2) di Royal Plaza, Surabaya.

JawaPos.com – Setiap orang selalu ingin mengabadikan momen indah dalam hidupnya. Selain foto, ide tersebut dapat dituangkan dalam bentuk sketsa. Tidak melulu dengan pensil, media pembuatan sketsa semakin beragam. Itulah yang dilakukan David Sutjahjono, Senin (6/2). Dia menggunakan uang koin.


Dua tangan David terlihat begitu cekatan mengambil uang koin yang sudah disiapkan di sisi papan berukuran 120 x 80 cm. Papan itu sudah dilapisi beludru hitam. Ada uang koin berwarna perak, ada pula yang kuning. Jenisnya beragam. Mulai ukuran terkecil, yakni uang koin Rp 1, hingga Rp 1.000. ’’Semuanya pakai uang asli. Uang kuno dan yang masih berlaku saat ini,’’ tutur pria 63 tahun tersebut.


Uang koin yang digunakan bukan sekadar media untuk membentuk sketsa. Jumlahnya diperhatikan dengan betul. Sebab, seseorang sering mengabadikan tanggal momen spesial dalam jumlah uang. Antara lain, momen ulang tahun, anniversary, dan tanggal pernikahan. ’’Untuk menggenapi itu, ya butuh uang kuno,’’ kata David.


Agar sketsa mendekati wajah aslinya, David membentuk coretan sketsa yang digambar langsung dengan pensil. Langkah tersebut dilakukan jika pemesan tidak membawa foto. Dengan begitu, mereka minta langsung dibuatkan sketsa wajahnya. ’’Ya digambar langsung juga bisa. Nggak lama, hanya 15 menit saja biasanya,’’ ungkap owner D'Kreatif Gallery, Royal Plaza Surabaya, itu. Yang digambar bukan wajah yang menghadap ke depan. David mengatakan lebih suka membuat sketsa wajah saat menyerong. ’’Jadi, ada uniknya. Kalau depan, kayaknya seperti foto formal,’’ katanya.


Setelah itu, dia baru menyusun uang koin dengan background papan kayu berlapis kain beludru tersebut. Dia membentuk wajah lebih dulu dengan uang koin. Kalau bulatan wajah sudah terbentuk sempurna, dia baru mengisi bagian-bagian yang kosong di sisi luar wajah dengan uang koin. Langkah tersebut dilakukan hingga penuh. Semua ditempelkan dengan lem.


Bagian tersulit adalah membentuk guratan wajah. Antara lain, pipi, mata, hidung, dan mulut. Tata letak bagian wajah itu harus diperhatikan. Kalau geser sedikit saja, bentuk wajah otomatis berubah.


Uang koin digunakan dalam bentuk utuh. Tanpa dipotong atau dibengkokkan. ’’Malah nggak boleh merusak,’’ ungkapnya. Karena itu, dia membuat ukiran dengan kain beludru. Ukiran itu dibentuk menggunakan pisau. Dengan begitu, uang koin tetap terlihat dan wajah pun terbentuk dengan detail. ’’Langsung ngukir-nya saat di sketsa ini,’’ jelas pria kelahiran Surabaya, 10 Oktober 1954, tersebut.


Paling banyak memang foto close-up wajah. Namun, David juga bisa membuatkan sketsa uang koin full body. ’’Bergantung permintaan,’’ ucapnya. Untuk satu sketsa uang koin, David bisa membuatnya dalam waktu 2–7 hari. Bergantung keinginan konsumen dan besaran sketsa.



Sketsa itu kerap digunakan sebagai hadiah kepada seseorang yang spesial. Karena itu, wujudnya sering berupa foto wajah. Sketsa itu juga dapat digunakan sebagai ornamen penghias rumah. ’’Tidak perlu takut warnanya pudar, uang koin tahan lama,’’ paparnya. Perawatannya pun terbilang mudah. Cukup dibersihkan dengan kuas atau kemoceng halus. (bri/c15/dos/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore