
Juru bicara KPK Febri Diansyah
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah Atase Imigrasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia, Dwi Widodo. Penggeledahan menyusul penetapan tersangka Dwi Widodo dalam kasus dugaan suap terkait pembuatan paspor tahun 2016 dan penerbitan calling visa tahun 2013-2016.
"Dalam proses penyidikan KPK menggeledah rumah tersangka DW di Depok dan didapatkan sejumlah dokumen yang kemudian disita penyidik," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan pers di kantornya, Selasa (7/2).
Febri mengatakan, kasus yang menjerat Dwi Widodo merupakan kasus kedua mengenai pelayanan publik terkait pengurusan dokumen imigrasi di Malaysia. Sebelumnya, KPK sudah menangani pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun 1999-2003 dan 2003-2005.
Menurut dia, KPK memiliki perhatian khusus dalam kasus suap terkait pembuatan paspor dan penerbitan calling visa itu. Sebab, salah satu pihak yang dirugikan adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.
"Dalam pengurusan paspor TKI harus membayar lebih di tengah banyaknya beban yang ditanggung TKI. Calo paspor dengan metode reach out mendekati kantong TKI untuk membantu membuat paspor yang lebih tinggi. Lalu dinikmati perusahaan dan dialirkan ke DW," ujar dia.
Sebelumnya, KPK resmi menetapkan Atase Imigrasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia, Dwi Widodo sebagai tersangka. Dwi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap terkait pembuatan paspor dengan metode reach out tahun 2016 dan penerbitan calling visa tahun 2013-2016.
Dwi diduga menerima suap sebesar Rp 1 miliar terkait penerbitan paspor dengan metode reach out dan calling visa. Atas perbuatannya, Dwi disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.
Dalam hal ini KPK bekerja sama dengan Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) sejak pertengahan 2016 lalu. (Put/jpg)

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
